- Rupiah dibuka menguat pada Kamis (15/1/2026) di level Rp16.862 per dolar AS setelah delapan hari terpuruk.
- Penguatan rupiah dipicu intervensi Bank Indonesia, namun berpotensi melemah akibat data ekonomi AS yang kuat.
- Pergerakan mata uang Asia bervariasi; Dolar Taiwan menguat terbesar, sementara Won Korea Selatan melemah paling dalam.
Suara.com - Nilai tukar rupiah masih masuk zona hijau pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (15/1/2026) dibuka pada level Rp16.862 per dolar Amerika Serikat (AS).
Penguatan ini membuat mata uang garuda bangkit setelah terpuruk selama delapan hari berturut-turut.
Alhasil, rupiah menguat 0,02 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp16.865 dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.871 per dolar AS.
Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Salah satunya, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,16 persen.
Disusul, yuan China dan yen Jepang yang sama-sama terkerek 0,06 persen.
Selanjutnya ada peso Filipina yang menanjak 0,04 persen, dan dolar Singapura terangkat 0,02 persen. Diikuti dolar Hongkong juga naik 0,02 persen
Kemudian ada ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.
Namun, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,3 persen. Berikutnya ada baht Thailand yang melemah 0,16 persen pada perdagangan pagi ini.
Baca Juga: Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dikarenakan intervensi dari BI. Sehingga, mata uang Indonesia kembali masuk zona hijau.
"Rupiah kembali didukung intervensi BI, walau demikian Rupiah masih berpotensi berbalik melemah terhadap dolar AS menyusul data ekonomi AS PPI, penjualan ritel dan rumah yang lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia mengatakan, pemerintah juga harus mewaspadai tekanan global. Hal itu bisa membuat rupiah bisa kembali terpuruk pada penutupan sore nanti.
"Dolar AS juga didukung oleh pernyataan hawkish dari beberapa pejabat the Fed semalam. Range 16800-16950," tandasnya.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN
-
Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela
-
Inflasi Terjaga, BI Tetap Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam
-
Kurs Dolar AS Makin Tinggi, Cek Nilainya di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA
-
Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia
-
Permendag 31/2023 Resmi Direvisi: Jualan Online Wajib Punya Izin Usaha
-
IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor
-
3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh
-
Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?
-
Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini
-
Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik
-
Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam
-
Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri