Bisnis / Makro
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:37 WIB
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Harga emas mencapai rekor tertinggi menutup di US$4.620,48 pada Rabu (14/1/2026) karena ketidakpastian geopolitik ekstrem.
  • Eskalasi ketegangan global, termasuk krisis Iran dan kebijakan luar negeri AS, mendorong investor mencari aset aman.
  • Harga perak melonjak mengikuti emas, dengan target realistis kini diprediksi analis mencapai US$100 per ons.

Data ekonomi terbaru dari Negeri Paman Sam menunjukkan pemulihan pengeluaran yang kuat namun tidak merata.

Namun, di balik angka pertumbuhan tersebut, muncul fenomena "K-shape" dalam konsumsi masyarakat.

Bank of America Securities mencatat adanya kesenjangan lebar antara pengeluaran rumah tangga berpenghasilan tinggi dengan kelompok menengah ke bawah yang mulai kesulitan menghadapi kenaikan biaya hidup.

Load More