- Rupiah mengalami pelemahan signifikan terhadap Dolar AS (USD), mencapai level Rp16.896 per USD berdasarkan data Bloomberg.
- Beberapa bank besar Indonesia seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA memublikasikan kurs jual beli dolar pada 18 Januari.
- Kurs jual USD di berbagai bank pada tanggal tersebut berkisar antara Rp16.870 hingga Rp17.035 tergantung jenis transaksinya.
Suara.com - Nilai tukar rupiah kondisinya kini tidak baik-baik saja, bahkan meloyo terhadap dolar AS (USD). Hal itu membuat USD nilai makin tinggi dan tentunya mahal.
Adapun, berdasarkan data Bloomberg, rupiah di berada di level Rp16.896 per USD
Pelemahan ini membuat USD dijual di level Rp 16.900 per USD di beberapa perbankan Indonesia hari ini.
Lantas berapa harga jual beli dolar di Indonesia?
Berikut daftar kurs dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA pada hari ini:
Bank Mandiri
Berdasarkan data Bank Mandiri per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.840 dan kurs jual Rp16.870.
Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.650 untuk kurs beli dan Rp 16.950 untuk kurs jual. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
BNI
Baca Juga: Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
Berdasarkan data Bank BNI per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.850 dan kurs jual Rp 16.950. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.755 (beli) dan Rp 17.035 (jual).
BRI
Berdasarkan data Bank BRI per 18 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.798 dan kurs jual Rp 16.950. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.710 (beli) dan Rp 17.010 (jual).
BCA
Berdasarkan data BCA per 18 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.835 dan kurs jual Rp 16.915. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.735 (beli) dan Rp 17.035 (jual).
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang