- Mendag Budi Santoso melantik 14 pejabat pada 19 Januari 2026 untuk memperkuat program kerja kementerian.
- Budi menekankan pentingnya profesionalisme dan evaluasi kebijakan agar bermanfaat langsung bagi masyarakat.
- Pejabat baru didorong mendukung Asta Cita melalui program Pengamanan Pasar Dalam Negeri dan Perluasan Ekspor.
Suara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso melantik 14 pejabat di lingkungan Kementerian Perdagangan pada Senin (19/1/2026) di kantor Kemendag, Jakarta. Pelantikan ini mencakup pejabat pimpinan tinggi madya hingga pengawas untuk memperkuat pelaksanaan program kerja kementerian.
Dalam arahannya, Budi menekankan pentingnya profesionalisme, kolaborasi, dan evaluasi berkelanjutan dalam menjalankan tugas. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan kebijakan yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Mari berlomba membuat kebijakan dan program kerja yang berkualitas serta bekerja secara profesional. Selain itu, kita perlu mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang telah berjalan agar dapat menciptakan kebijakan yang benar-benar bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).
Budi menegaskan, evaluasi kebijakan perlu dilakukan secara rutin agar program-program yang sudah berjalan bisa diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan begitu, kerja kementerian dapat lebih terukur sekaligus berdampak bagi publik.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, jajaran pejabat eselon I dan II Kemendag, serta staf ahli Menteri Perdagangan. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi internal dalam menjalankan agenda kementerian.
Selain pelantikan, Budi juga mendorong para pegawai Kemendag agar mendukung program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dukungan itu diarahkan melalui implementasi tiga program utama yang menjadi fokus kementerian.
Tiga program yang dimaksud meliputi Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, serta Dari Lokal untuk Global. Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga stabilitas perdagangan sekaligus mendorong daya saing produk Indonesia.
Dalam pelantikan ini, satu pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik yakni Tommy Andana sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/TPA Tahun 2026 tertanggal 8 Januari 2026.
Sementara itu, pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik berjumlah empat orang. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 38 dan 39 Tahun 2026 tertanggal 15 Januari 2026.
Baca Juga: Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru
Empat pejabat tersebut yakni Dwinanto Rumpoko sebagai Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Immanuel Tarigan Sibero sebagai Direktur Pemberdayaan Konsumen, Mahiso Siwiendro Triwi Husodo sebagai Inspektur I, serta Diah Sandita Arisanti sebagai Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas.
Selain itu, terdapat pula empat pejabat administrator dan lima pejabat pengawas yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 40 dan 41 Tahun 2026 tertanggal 15 Januari 2026.
Budi berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat sinergi, dan memastikan kebijakan Kemendag lebih adaptif terhadap tantangan perdagangan ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar