- Jadwal pencairan bansos PKH tahap 1 tahun 2026 diperkirakan akan segera berlangsung. Kapan?
- Nominal bantuan PKH 2026 beragam per kategori, dibayarkan seperempat dari total nominal tahunan per tahap pencairan.
- KPM dapat memeriksa status penerima secara mandiri melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Suara.com - Awal tahun 2026, jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia menanti pencairan bansos PKH untuk tahap pertama.
Pasalnya, Pemerintah telah mengonfirmasi kelanjutan program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Pertanyaan terbesar yang kini muncul adalah, kapan jadwal bansos PKH tahap 1 2026 cair?
Artikel ini akan mengupas tuntas informasi terbaru mengenai jadwal pencairan, rincian nominal yang diterima, serta panduan lengkap untuk memeriksa status kepesertaan Anda secara mandiri.
Pastikan Anda membaca hingga tuntas untuk mendapatkan informasi yang akurat dan menghindari berita simpang siur.
PKH sendiri merupakan program bantuan bersyarat yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan. Bantuan ini berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik.
Prediksi Jadwal Bansos PKH Tahap 1 2026 Cair
Meskipun tanggal pasti belum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Sosial (Kemensos), kita dapat memprediksi jadwal pencairan berdasarkan skema yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.
Bansos PKH disalurkan secara bertahap dalam empat termin sepanjang tahun. Berikut adalah skema penyaluran PKH yang menjadi acuan:
- Tahap 1: Januari - Maret
- Tahap 2: April - Juni
- Tahap 3: Juli - September
- Tahap 4: Oktober - Desember
Berdasarkan pola tersebut, jadwal bansos PKH tahap 1 2026 cair diperkirakan akan dimulai pada bulan Januari dan berlangsung hingga Maret 2026.
KPM dianjurkan untuk mulai memeriksa status pencairan secara berkala, terutama saat memasuki minggu ketiga atau keempat bulan Januari.
Baca Juga: Apa Saja 9 Beasiswa Bundling LPDP 2026? Ini Keistimewaannya
Rincian Nominal Bantuan PKH 2026 per Kategori
Besaran bantuan yang diterima setiap KPM bervariasi, tergantung pada komponen atau kategori yang ada di dalam keluarga tersebut. Nominal bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari setiap anggota keluarga.
Berikut rincian nominal bantuan PKH per tahun yang perlu Anda ketahui:
- Ibu Hamil/Nifas: Rp3.000.000,-
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp3.000.000,-
- Siswa Sekolah Dasar (SD): Rp900.000,-
- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp1.500.000,-
- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp2.000.000,-
- Lansia (di atas 70 tahun): Rp2.400.000,-
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp2.400.000,-
Perlu diingat bahwa nominal di atas adalah total bantuan dalam satu tahun. Untuk setiap tahap pencairan (per tiga bulan), KPM akan menerima seperempat dari total nominal tersebut.
Panduan Cara Cek Status Penerima PKH 2026
Untuk memastikan apakah Anda terdaftar sebagai penerima dan memantau status pencairan, jangan pernah mengandalkan sumber informasi tidak resmi. Gunakan selalu situs resmi yang telah disediakan oleh Kemensos.
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mengecek status Anda:
- Buka browser di ponsel atau komputer Anda dan akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- asukkan detail wilayah Anda secara lengkap, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Ketik nama lengkap Anda sesuai dengan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Verifikasi kode unik (captcha) yang ditampilkan di layar untuk verifikasi.
- Klik tombol "CARI DATA".
Sistem akan secara otomatis menampilkan hasil pencarian. Jika nama Anda terdaftar, akan muncul informasi mengenai status, jenis bantuan yang diterima (misalnya PKH), dan periode pencairan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Dana Hibah dari APBN untuk Keraton Solo Diduga Masuk Rekening Pribadi
-
Kuota Impor Sapi Swasta Dipangkas Drastis, Pemerintah Janji Evaluasi Maret 2026
-
Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis
-
Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
-
Ekonom Sebut Kawasan Industri Pupuk Papua Ciptakan Transformasi Ekonomi Indonesia Timur
-
Murka Purbaya ke Perusahaan China Pengemplang Pajak: Puluhan Tahun Kita Dihina dan Diremehkan
-
Kemnaker Buka-bukaan Data PHK 2025, Jabar Paling Tinggi: 18.815 Pekerja Terdampak
-
OJK Kembalikan Dana Korban Scam, Nilainya Tembus Rp161 Miliar
-
Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram
-
Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas