- Rata-rata harga pangan nasional pada Jumat 23 Januari 2026 menunjukkan penurunan signifikan pada berbagai komoditas.
- Data Bapanas menunjukkan komoditas cabai, ikan, serta sejumlah bahan pokok lainnya mengalami koreksi harga cukup dalam.
- Hanya segelintir komoditas, seperti garam dan daging kerbau segar lokal, yang tercatat mengalami kenaikan harga tipis.
Suara.com - Rata-rata harga pangan nasional pada Jumat (23/1/2026) terpantau mengalami penurunan di sejumlah komoditas.
Data tersebut tercatat dalam panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui situs badanpangan.go.id yang memantau rata-rata harga dari zona pasar di Indonesia.
Dari pantauan tersebut, komoditas cabai hingga sejumlah jenis ikan menjadi yang paling banyak mengalami koreksi.
Kondisi ini sekaligus memberi sinyal adanya penyesuaian harga di tingkat konsumen setelah beberapa komoditas sempat bergerak fluktuatif.
Salah satu komoditas yang turun adalah cabai merah besar yang tercatat berada di angka Rp34.631 per kilogram. Harga cabai merah besar turun Rp1.821 atau setara 5,00 persen dibanding hari sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah yang berada di level Rp48.641 per kilogram. Komoditas ini tercatat turun Rp1.580 atau 3,15 persen.
Selain itu, cabai merah keriting juga mengalami koreksi cukup dalam. Harga cabai merah keriting tercatat Rp34.535 per kilogram atau turun Rp1.946 setara 5,33 persen.
Sementara itu, bawang putih bonggol tercatat berada di angka Rp37.957 per kilogram. Komoditas ini turun Rp610 atau 1,58 persen.
Bawang merah juga terpantau turun menjadi Rp40.097 per kilogram. Harga bawang merah terkoreksi Rp1.034 atau 2,51 persen dibanding hari sebelumnya.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
Komoditas kedelai biji kering impor ikut mengalami penurunan. Dalam data BPN, kedelai biji kering impor berada di level Rp10.809 per kilogram atau turun Rp76 setara 0,70 persen.
Pada komoditas jagung untuk peternak, harganya tercatat Rp6.745 per kilogram. Jagung tk peternak turun Rp279 atau 3,97 persen.
Sementara itu, harga telur ayam ras juga terpantau mengalami penurunan. Dalam data BPN, telur ayam ras dibanderol Rp30.517 per kilogram atau turun Rp79 setara 0,26 persen.
Harga gula konsumsi pun ikut melemah. Rata-rata harga gula konsumsi tercatat Rp18.018 per kilogram, turun Rp106 atau 0,58 persen.
Pada komoditas minyak goreng, sejumlah jenis juga kompak terkoreksi. Minyakita berada di angka Rp17.448 per liter setelah turun Rp207 atau 1,17 persen.
Minyak goreng curah tercatat Rp17.332 per liter. Harga minyak goreng curah turun Rp302 atau 1,71 persen dibanding hari sebelumnya.
Berita Terkait
-
Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mengapa Rupiah Terus Anjlok?
-
Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107
-
OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia
-
Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026
-
OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI
-
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja
-
Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda