- Rata-rata harga pangan nasional pada Jumat 23 Januari 2026 menunjukkan penurunan signifikan pada berbagai komoditas.
- Data Bapanas menunjukkan komoditas cabai, ikan, serta sejumlah bahan pokok lainnya mengalami koreksi harga cukup dalam.
- Hanya segelintir komoditas, seperti garam dan daging kerbau segar lokal, yang tercatat mengalami kenaikan harga tipis.
Adapun minyak goreng kemasan berada di level Rp20.761 per liter. Komoditas ini turun Rp202 atau 0,96 persen.
Selain itu, tepung terigu juga tercatat melemah. Tepung terigu curah berada di angka Rp9.591 per kilogram atau turun Rp90 setara 0,93 persen.
Sedangkan tepung terigu kemasan tercatat Rp12.644 per kilogram. Harga tepung terigu kemasan turun Rp230 atau 1,79 persen.
Untuk komoditas beras, sejumlah jenis juga mengalami penurunan. Beras premium tercatat Rp15.495 per kilogram setelah turun Rp82 atau 0,53 persen. Beras medium berada di angka Rp13.226 per kilogram atau turun Rp192 setara 1,43 persen.
Kemudian beras khusus lokal tercatat Rp15.427 per kilogram. Harga beras khusus lokal turun Rp157 atau 1,01 persen. Beras SPHP juga turun menjadi Rp12.427 per kilogram setelah turun Rp35 atau 0,28 persen.
Sementara beras medium non SPHP berada di level Rp13.725 per kilogram. Komoditas ini turun Rp157 atau 1,13 persen.
Namun, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Garam konsumsi justru tercatat naik tipis menjadi Rp11.520 per kilogram setelah naik Rp22 atau 0,19 persen.
Kenaikan juga terjadi pada daging kerbau segar lokal yang berada di level Rp143.409 per kilogram. Komoditas tersebut naik Rp2.544 atau 1,81 persen.
Sementara itu, harga daging sapi murni tercatat Rp135.989 per kilogram dan turun Rp164 atau 0,12 persen. Daging ayam ras juga melemah ke angka Rp38.574 per kilogram setelah turun Rp526 atau 1,35 persen.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
Untuk komoditas daging kerbau beku impor, harganya tercatat Rp106.181 per kilogram. Harga daging kerbau beku impor turun Rp3.035 atau 2,78 persen.
Di sektor perikanan, ikan bandeng menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup dalam. Ikan bandeng tercatat Rp34.614 per kilogram atau turun Rp1.869 setara 5,12 persen.
Harga ikan kembung juga turun menjadi Rp43.704 per kilogram. Komoditas ini melemah Rp764 atau 1,72 persen. Sementara ikan tongkol berada di angka Rp35.512 per kilogram setelah turun Rp1.018 atau 2,79 persen.
Berita Terkait
-
Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen
-
Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax
-
MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG
-
Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
-
Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah