- Bursa Efek Indonesia menyetop sementara perdagangan saham ENZO dan BLUE mulai sesi I, 27 Januari 2026.
- Suspensi dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang sangat signifikan pada kedua saham emiten tersebut.
- Tindakan ini bertujuan melindungi investor dan mengimbau kehati-hatian dalam memilih investasi di pasar modal.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap dua saham, mulai sesi I perdagangan, Selasa (27/1/2026).
Hal itu dilakukan karena terjadi peningkatan harga saham kumulatif secara signifikan. Kedua emiten yang kena suspensi adalah PT Morenzo Abadi Perkasa (ENZO) dan PT Berkah Prima Perkasa (BLUE).
Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham, PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investo.
"PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 27 Januari 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis BEI dalam keterbukaan informasinya, Selasa (27/1/3026).
BEI pun meminta investor agar berhati-hati dalam memilih investasi di pasar modal. Hal ini dilakukan agar tidak merugikan pasar modal.
"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," katanya.
Dalam hal ini, emiten dengan kode saham ENZO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi hasil perikanan, dengan fokus utama pada rajungan (blue swimmer crab) dan makanan laut beku (frozen seafood).
Perusahaan ini berfokus pada produksi daging kepiting kualitas ekspor, serta menyasar segmen HOREKA dan ritel modern.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, BUMI dan PTRO Jadi Saham Rekomendasi Analis
Berita Terkait
-
IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Kamis ke Level 9.052, Tapi Rawan Koreksi
-
IHSG Diproyeksi Tertekan Pencabutan Izin, Masih Ada Sentimen Positif Rebound
-
Cek di Sini, BEI Buka Lagi Perdagangan 8 Emiten Usai Digembok
-
Target Harga BBCA Usai Sahamnya Ambles Hari Ini
-
IHSG Longsor Gegara Aksi Ambil Untung, 556 Saham Kebakaran
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian