- IHSG selama sepekan terakhir Januari anjlok 6,94 persen, menutup di level 8.329 akibat gonjang-ganjing MSCI.
- Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia terperosok 7,37 persen menjadi Rp 15.046 triliun seiring penurunan IHSG.
- Investor asing mencatatkan jual bersih Rp 1,53 triliun pada hari tersebut dan total Rp 9,88 triliun sepanjang 2026.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir Januari alami anjlok 6,94 persen, imbas gonjang-ganjing MSCI.
Seketaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan kinerja IHSG yang jeblok itu menyeret nilai kapitalisasi pasar terperosok 7,37 persen menjadi Rp 15.046 triliun.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut berubah pada pekan ini, yaitu sebesar 6,94 persen sehingga ditutup pada level 8.329, dari posisi 8.951, pada pekan lalu," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Sementara itu, berdasarkan perdagangan saham di BEI selama periode 26 - 30 Januari 2026 tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI yaitu sebesar 29,28 persen menjadi Rp 43,76 triliun, dari Rp 33,85 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan sebesar 1,59 persen menjadi 3,82 juta kali transaksi, dari 3,76 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Sedangkan, data volume transaksi harian bursa pada pekan ini mengalami perubahan yaitu sebesar 3,69 persen menjadi 63,3 miliar lembar saham, dari 65,73 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Selanjutnya, investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 1,53 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 9,88 triliun.
Jumlah investor pasar modal Indonesia per akhir Januari 2026 telah mencapai 21.037.426 single investor identification (SID).
Angka ini merupakan penambahan sejumlah 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID.
Baca Juga: Purbaya Naikkan Limit Investasi Saham Dana Pensiun dan Asuransi Jadi 20 Persen, Batasi di LQ45
Sementara itu, jumlah investor saham kini hampir menyentuh angka 9 juta SID, tepatnya 8.980.318 SID.
Jumlah tersebut meningkat 367.958 SID dibandingkan akhir 2025 yang berada di level 8.612.360 SID, setelah sepanjang tahun 2025 bertambah sebanyak 2.230.916 SID.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur