- Harga emas Antam meroket hingga Rp 3.135.000 per gram per Maret 2026.
- Ketegangan geopolitik Timur Tengah menjadi pemicu utama lonjakan harga emas dunia.
- Investor disarankan menggunakan strategi nyicil dan menghindari pembelian saat fase panik.
Setelah harga emas batangan melonjak tajam, biasanya akan ada fase di mana investor besar melakukan ambil untung.
Saat itulah harga emas biasanya sedikit turun atau terkoreksi.
Manfaatkan momen penurunan sementara ini untuk membeli dan investasi emas batangan.
3. Gunakan Strategi Nyicil (Dollar Cost Averaging)
Jangan gunakan semua uang untuk beli emas sekaligus ketika harga sedang naik.
Cara paling aman adalah dengan menyicil atau membeli secara rutin setiap bulan tanpa melihat harga.
Strategi ini efektif untuk meratakan risiko harga dalam jangka panjang.
4. Incar Periode April – Juni
Secara historis, harga emas cenderung lebih stabil atau bahkan menurun pada periode April hingga Juni.
Baca Juga: Perang Lawan Iran Belum Kelar, Israel Kini Sebut Turki Target Selanjutnya
Investor berpengalaman biasanya mulai menabung emas di bulan-bulan ini sebelum harga biasanya kembali merangkak naik di akhir tahun sekitar bulan November dan Desember.
5. Pantau Berita Gencatan Senjata
Harga emas sangat sensitif dengan kabar perdamaian.
Jika ada sinyal gencatan senjata atau ketegangan mereda, harga emas biasanya akan turun taja.
Pada situasi tersebut adalah momen yang tepat buat Anda belanja logam mulia.
Jika tujuan kamu adalah investasi jangka panjang atau di atas 5 tahun, fluktuasi harga harian akibat perang sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Berita Terkait
-
Budget 7 Juta Bisa Dapat MacBook? Ini 3 Rekomendasi Second Worth It
-
5 Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini, Ada Marty Supreme
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
-
Apa Salah Satu Syarat Sah Puasa? Ini Jawabannya
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi