Bisnis / Makro
Rabu, 04 Maret 2026 | 14:34 WIB
Bulog mewaspadai risiko gangguan ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi gara-gara konflik di Teluk antara Israel & Amerika Serikat vs Iran. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemerintah mewaspadai gangguan eskspor 2.280 ton beras Indonesia ke Arab Saudi akibat ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah.
  • Bulog menjadwalkan ekspor beras premium tersebut pada 7 Maret 2026 untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
  • Bulog meminta penilaian keamanan dari BAIS TNI, BIN, dan Kemenlu terkait potensi risiko jalur perdagangan menuju Arab Saudi.

Diketahui, Beras yang dikirim merupakan beras premium dengan kualitas tinggi. Bulog menyebut tingkat pecahan beras hanya sekitar lima persen dengan kadar air di bawah 14 persen.

Load More