Bulog mewaspadai risiko gangguan ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi gara-gara konflik di Teluk antara Israel & Amerika Serikat vs Iran. [Antara]
Baca 10 detik
- Pemerintah mewaspadai gangguan eskspor 2.280 ton beras Indonesia ke Arab Saudi akibat ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah.
- Bulog menjadwalkan ekspor beras premium tersebut pada 7 Maret 2026 untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
- Bulog meminta penilaian keamanan dari BAIS TNI, BIN, dan Kemenlu terkait potensi risiko jalur perdagangan menuju Arab Saudi.
Diketahui, Beras yang dikirim merupakan beras premium dengan kualitas tinggi. Bulog menyebut tingkat pecahan beras hanya sekitar lima persen dengan kadar air di bawah 14 persen.
Komentar
Berita Terkait
-
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
-
Cristiano Ronaldo Kabur ke Madrid Gunakan Jet Pribadi Usai Serangan Iran? Begini Faktanya
-
Arab Saudi Cegat 5 Drone, Ketegangan Timur Tengah Meningkat
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Wacana Pelarangan Total Rokok Elektronik
-
3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini
-
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
-
SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025
-
Harga Emas Antam Melonjak akibat Konflik Global, Kapan Waktu Terbaik untuk Membelinya?
-
Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025
-
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
-
Tukar Uang Baru di Bank Minimal Berapa? Ini Batas BI Jelang Lebaran 2026
-
GoTo dan Grab Guyur BHR Lebaran Rp220 Miliar
-
Fitch Ratings Turunkan Peringkat Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif