- Mendagri Tito Karnavian mewajibkan Pemda efisiensi anggaran daerah akibat kenaikan harga minyak dunia global.
- Kebijakan ini termaktub dalam SE bernomor 800.1.5/3349/SJ, efektif berlaku mulai 1 April 2026.
- Penghematan anggaran harus dialokasikan untuk prioritas publik, termasuk pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.
Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mewajibkan Pemerintah Daerah melakukan efisiensi anggaran imbas kenaikan harga minyak dunia dari perang Amerika Serikat vs Iran.
Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ Tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah yang ditandatangani 31 Maret 2026.
"Gubernur maupun Wali Kota kita minta untuk melaksanakan penghitungan, penghematan anggaran masing-masing sebagai dampak dari perubahan kerja yang lebih efektif dan efisien ini," kata Tito dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).
Dalam Surat Edaran (SE) tersebut, Tito meminta Gubernur maupun Bupati/Wali Kota melaksanakan penghematan anggaran daerah, mulai dari biaya operasional pegawai, listrik, bahan bakar minyak (BBM), air, telepon, dan lainnya.
Mendagri Tito menyatakan, hasil penghematan anggaran Pemda tersebut digunakan untuk membiayai program prioritas Pemerintah Daerah, khususnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung ke masyarakat.
Tak hanya itu, Tito juga meminta Kepala Daerah untuk melaksanakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day atau CFD) dalam rangka menunjang penghematan energi, mengurangi polusi udara, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan meningkatkan pemberdayaan UMKM>
Ia menegaskan kebijakan ini mulai berlaku 1 April 2026 dan dievaluasi berkala tiap dua bulan.
"Bupati/Wali Kota melaksanakan pelaksanaan Surat Edaran ini kepada Gubernur paling lambat tanggal dua pada bulan berikutnya. Kemudian Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah, melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri pada empat bulan berikutnya," jelas Tito.
Baca Juga: WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
Berita Terkait
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok
-
Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah