- IHSG naik 2,35 persen ke level 7.634,004 pada pekan kedua April 2026 berkat tingginya aktivitas investor domestik.
- Investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp931,61 miliar meskipun kapitalisasi pasar bursa meningkat signifikan mencapai Rp13.635 triliun.
- Pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran menurunkan risiko energi global dan mendorong optimisme pasar saham internasional.
Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa di kawasan Asia-Pasifik justru mengalami tekanan pada perdagangan akhir pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,75 persen dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,89 persen.
Pelaku pasar di Asia nampaknya masih bersikap konservatif dalam merespons ketegangan di Timur Tengah, meskipun ada perkembangan menuju gencatan senjata.
Syarat yang diajukan oleh Ketua Parlemen Iran, yakni penghentian total serangan Israel ke Lebanon sebagai prakondisi negosiasi dengan AS, masih menjadi faktor ketidakpastian bagi investor.
Namun, klaim Trump bahwa konflik ini "sangat dekat untuk berakhir" dengan batas gencatan senjata hingga 21 April mendatang, diharapkan dapat memberikan kepastian arah pasar dalam beberapa hari ke depan.
Trading Idea dan Strategi Saham Hari Ini
Bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum di tengah volatilitas ini, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, memberikan beberapa ide perdagangan (trading idea) dengan strategi speculative buy untuk sejumlah saham pilihan:
ARCI (PT Archi Indonesia Tbk): Area beli di level 1605 dengan target terdekat di 1635-1660. Batasi risiko (cutloss) jika harga turun di bawah 1590.
ENRG (PT Energi Mega Persada Tbk): Area beli di kisaran 1760-1780 dengan target harga di 1810-1835. Cutloss di bawah level 1760.
BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk): Area beli di level 835-850 dengan target profit di 870-880. Cutloss di bawah 835.
Baca Juga: Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
PTRO (PT Petrosea Tbk): Area beli di kisaran 6000-6200 dengan target di 6350-6650. Cutloss jika menyentuh di bawah 5850.
CDIA (PT Ciputra Development Tbk): Area beli di level 1170 dengan target di 1210-1260. Cutloss di bawah 1150.
MSIN (PT MNC Digital Entertainment Tbk): Area beli di level 930 dengan target profit di 970-1030. Cutloss di bawah 890.
Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan volume transaksi dan perkembangan geopolitik terbaru sebagai dasar pengambilan keputusan investasi agar tetap selaras dengan manajemen risiko masing-masing.
Disclaimer: Investasi pada instrumen saham dan aset kripto memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Seluruh data, analisis, dan rekomendasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan mutlak untuk membeli atau menjual. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Investor diharapkan melakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan finansial.
Berita Terkait
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham
-
Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya
-
IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga
-
IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara
-
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon