Suara.com - Duel tim papan bawah Serie A Italia antara Empoli vs Venezia, Minggu (20/4) berakhir tanpa pemenang.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Carlo Castellani berakhir sama kuat 2-2. Jay Idzes dkk nyaris memetik kemenangan pada laga ini.
Kedua tim harus menunggu sampai babak kedua untuk sama-sama bisa mencetak gol. Di babak pertama, kedua tim bermain hati-hati dan gagal mencetak gol.
Empoli mencetak gol pertama pada menit ke-59 lewat aksi Jacopo Fazzini. Venezia mencoba bangkit dan sukses mencetak gol di menit ke-67 lewat aksi John Yeboah.
Memasuki menit akhir pertandingan tepatnya di menit ke-85, Venezia mencetak gol lewat aksi Gianluca Busio.
Kemenangan di depan mata Jay Idzes dkk sirna setelah pada menit ke-87, Tino Anjorin mencetak gol kedua Empoli dan memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2.
Hasil imbang ini belum bisa merubah posisi Venezia dan Empoli di papan bawah klasemen Serie A Italia. Kedua tim kini sama-sama mengemas 25 poin dari 33 pertandingan.
Susunan pemain Empoli vs Venezia:
Empoli: Vazquez, Cacace, Viti, Goglichidze, Marianucci, Grassi, Henderson, Fazzini, Gyasi, Colombo, Esposito
Baca Juga: Djenahro Nunumete Pemain Keturunan Indonesia Mirip Lionel Messi: Lincah Berkaki Kidal
Venezia: Radu, Fali Cande, Jay Idzes, Marcandalli, Nicolussi, Kike Perez, Ellertsson, Doumbia, Gytkjaer, Zerbin
Peringatan untuk Jay Idzes dkk Jelang Lawan Empoli
Duel tim papan bawah di pekan ke-33 Serie A Italia akan mempertemukan Empoli vs Venezia, Minggu (20/4). Tim tamu yang diperkuat oleh bek Timnas Indonesia, Jay Idzes dituntut mempertahankan tren positif.
Venezia pada pekan sebelumnya sukses meraih kemenangan 1-0 atas Monza. Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco meminta Jay Idzes dkk bisa meraih poin di markas Empoli.
Diakui oleh Eusebio Di Francesco bahwa Empoli bukan lawan yang mudah. Tim tuan rumah sama-sama memiliki poin 24 dengan Venezia.
Menurut Eusebio Di Francesco, Empoli yang bermain di markas sendiri, Stadion Carlo Castellani memiliki pemain berkualitas.
"Ini adalah tim yang bersemangat, mereka memiliki pemain berkualitas di diri Sebastino Esposito, yang telah jauh lebih dewasa dibanding saat ia masih bermain di Venezia," ucap Di Francesco seperti dilansir dari tuttoveneziasport.it
Di Francesco menambahkan sebagai satu tim, Venezia harus memperhatikan setidaknya tiga faktor kunci demi bisa kalahkan Empoli.
"Kekompakan, agresivitas dan keinginan untuk tetap dalam permainan. Anda harus siap untuk apa pun, akan ada saat-saat di mana muncul dinamika permainan dan menguntungkan kami," jelasnya.
"Ini menyangkut semua orang, dari mereka yang turun ke lapangan hingga staf, pertandingan yang paling penting ialah pertandingan berikutnya. Kami tidak boleh hanya fokus pada satu pertandingan. Kemudian tentu saja akan ada strategi permainan, itu sangat penting," ungkap Di Francesco.
Pada pertandingan melawan Empoli, bek Timnas Indonesia Jay Idzes akan jadi andalan Di Francesco di lini belakang.
Jay Idzes diprediksi akan berduet dengan Alessandro Marcandalli dan Fali Candé. Dua pemain ini bukan jadi pilihan utamanya sebenarnya.
Namun sejumlah pemain belakang andalan Venezia harus menepi akibat cedera.
Sebelumnya kpten Timnas Indonesia, Jay Idzes kembali mencatatkan rekor di Liga Italia. Dia akhirnya meraih kemenangan perdana sejak menjabat sebagai kapten Venezia.
Pada laga pekan ke-32 Serie A Liga Italia yang digelar Sabtu, 12 April 2025, Venezia akhirnya memetik kemenangan krusial usai menumbangkan AC Monza dengan skor tipis 1-0.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama bagi Jay Idzes sejak resmi mengenakan ban kapten klub asal Italia tersebut.
Berita Terkait
-
Djenahro Nunumete Pemain Keturunan Indonesia Mirip Lionel Messi: Lincah Berkaki Kidal
-
Pilihan Sulit Pemain Keturunan: Bela Timnas Indonesia atau Jerman?
-
Siapa Zhang Yuning? Pemain China yang Sebut Nama Kevin Diks Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
PSSI Dikejar Waktu Gaet Nafi Nahdi, Pemain Kelahiran Swiss Bisa Pilih Jerman
-
Patrick Kluivert Blak-blakan Soal Tujuan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2025
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026