-
Tagar #ErickOut ramai di media sosial usai kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
-
Kapten Jay Idzes membela Erick Thohir, menilai PSSI telah bekerja keras memberi fasilitas terbaik bagi pemain.
-
Jay Idzes mengajak publik tetap percaya dan mendukung Timnas karena yakin ini awal dari sesuatu yang besar.
Suara.com - Gelombang kekecewaan publik pasca kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 kini berujung pada seruan tagar #ErickOut di media sosial.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dianggap sebagai salah satu figur yang paling bertanggung jawab, terutama atas keputusannya mengganti pelatih Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert.
Namun di tengah derasnya serangan dari para netizen, sang kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes justru tampil ke depan dan pasang badan.
Bek Sassuolo tersebut merasa perlu untuk memberikan pembelaan dan mengungkap sisi lain yang tak terlihat oleh publik.
Melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, bek berusia 25 tahun ini secara terbuka menyuarakan keprihatinannya atas banyaknya komentar negatif yang ditujukan kepada Erick Thohir dan jajarannya.
“Biasanya saya tidak mengunggah pesan seperti ini, tetapi saya merasa hal itu perlu dilakukan dalam kasus ini, karena saya telah melihat banyak komentar negatif, terutama mengenai Bapak Thohir dan timnya,” kata Jay Idzes dalam unggahan terbarunya di Instagram pribadinya.
Jay Idzes kemudian membeberkan bagaimana PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah bekerja keras di balik layar untuk memberikan fasilitas dan kondisi terbaik bagi para pemain.
Baginya semua itu dilakukan agar para pemain bisa fokus seratus persen di atas lapangan.
“Yang tidak banyak orang lihat adalah betapa banyak yang mereka lakukan di balik layar untuk memastikan semuanya terurus dengan baik bagi kami sebagai pemain," lanjut Idzes.
Baca Juga: Patrick Kluivert Tak Punya Nyali, Shin Tae-yong Lebih Berani: Minta Maaf Saat Gagal
"Dengan kemampuan mereka, mereka menyediakan kondisi terbaik di luar lapangan, sehingga kami dapat fokus sepenuhnya pada performa kami di lapangan. Kita semua memiliki impian yang sama untuk mengangkat Indonesia ke level yang lebih tinggi dan mewakili negara kita di panggung Piala Dunia,” imbuhnya lagi.
Pada akhirnya, sang kapten mengajak seluruh pecinta sepak bola Tanah Air untuk tidak patah semangat.
Ia meminta semua pihak untuk tetap percaya dan memberikan dukungan, karena ia yakin ini barulah sebuah permulaan.
“Teruslah percaya, teruslah bermimpi, dan teruslah berdiri bersama kami, karena saya sungguh percaya ini hanyalah awal dari sesuatu yang hebat,” tutup Jay Idzes.
Berita Terkait
-
28 Negara Sudah Pasti Lolos ke Piala Dunia 2026, Inggris Jadi yang Terbaru!
-
Alasan Masuk Akal Legenda AC Milan Jon Dahl Tomasson Jadi Pesakitan di Swedia
-
Apa Benar Patrick Kluivert Terlibat Match Fixing? Begini Faktanya
-
Baru Dipecat West Ham, Graham Potter Bakal Gantikan Jon Dahl Tomasson Latih Swedia?
-
Usai Gagal ke Piala Dunia, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama Kini Dilatih Juru Taktik Asal Inggris
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna