-
Manchester United memecat Ruben Amorim karena konflik kewenangan jabatan pada awal Januari ini.
-
Darren Fletcher menjadi pelatih interim sementara manajemen mengincar Zidane Maresca dan Ole Solskjaer.
-
Keputusan manajer baru sangat krusial bagi stabilitas dan prestasi Setan Merah musim ini.
Suara.com - Gejolak besar kembali menghantam internal tim raksasa Inggris yaitu Manchester United pada awal tahun ini.
Pihak manajemen secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pada hari Senin tanggal 5 Januari.
Keputusan drastis ini diambil setelah muncul ketegangan antara sang pelatih dengan jajaran petinggi klub tersebut.
Amorim dikabarkan mencoba memberikan tekanan kepada manajemen agar mengubah status jabatannya menjadi seorang manajer tim.
Konflik mengenai kewenangan struktur organisasi inilah yang akhirnya memicu pemutusan kontrak kerja pelatih asal Portugal itu.
Penunjukan Pelatih Sementara Setan Merah
Kekosongan kursi kepemimpinan teknis di lapangan hijau kini harus segera diatasi oleh manajemen Setan Merah.
Guna menjaga stabilitas tim saat ini maka posisi pelatih sementara dipercayakan kepada sosok Darren Fletcher.
Fletcher diharapkan mampu memimpin skuad utama selama proses pencarian figur pelatih definitif terus dilakukan klub.
Baca Juga: Pelatih Tottenham Hotspur Sindir Man United Usai Pecat Ruben Amorim, Takut Bernasib Sama?
Beberapa nama pelatih papan atas mulai dikaitkan oleh berbagai media Inggris untuk berlabuh ke Manchester.
Terdapat tiga kandidat kuat yang dinilai memiliki peluang paling besar untuk segera merapat ke Old Trafford.
Peluang Emas Zinedine Zidane
Nama pertama yang menjadi pusat perhatian publik sepak bola dunia saat ini adalah Zinedine Zidane.
Legenda sepak bola asal Prancis tersebut diketahui masih belum menangani tim manapun sejak tahun 2021 silam.
Meskipun belum memiliki jam terbang panjang namun prestasinya bersama Real Madrid sangat diakui secara global.
Pelatih muslim ini memiliki daya tarik luar biasa bagi klub besar karena kemampuannya memenangkan trofi bergengsi secara beruntun.
Kehadirannya dianggap mampu mengembalikan mentalitas juara yang selama ini hilang dari ruang ganti Manchester United.
Opsi Strategis Melalui Enzo Maresca
Kandidat berikutnya yang masuk dalam radar pencarian manajemen adalah mantan pelatih Chelsea yakni Enzo Maresca.
Maresca baru saja dibebaskan dari tugasnya oleh manajemen The Blues pada pergantian tahun tepatnya Kamis kemarin.
Alasan kepergiannya dari London memiliki kemiripan dengan kasus Amorim yaitu adanya perselisihan internal dengan manajemen.
Namun catatan prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata karena ia sukses memberikan trofi level internasional.
Ia tercatat berhasil membawa Chelsea menjuarai ajang UEFA Conference League serta kompetisi bergengsi Piala Dunia Antarklub.
Kembalinya Sosok Ole Gunnar Solskjaer
Pilihan yang dianggap paling masuk akal bagi situasi Manchester United saat ini adalah Ole Gunnar Solskjaer.
Pelatih berkebangsaan Norwegia ini sudah mengenal luar dalam karakteristik serta budaya kerja di lingkungan Old Trafford.
Pada masa kepemimpinan sebelumnya ia sanggup membawa tim menjadi runner-up di kompetisi Premier League Inggris.
Solskjaer juga memiliki catatan mengantar tim ke babak final Liga Europa pada musim kompetisi tahun 2020/2021.
Dukungan dari basis penggemar lama mungkin menjadi faktor penguat bagi kembalinya sang legenda ke kursi pelatih.
Mencari Stabilitas di Teater Impian
Manajemen klub kini harus bergerak cepat dan cermat agar momentum kebangkitan tim tidak hilang begitu saja.
Ketiga nama tersebut menawarkan kelebihan berbeda yang bisa disesuaikan dengan visi jangka panjang pemilik klub.
Publik kini menanti siapa yang akan dipilih untuk menahkodai Bruno Fernandes dan kawan-kawan di lapangan.
Keputusan akhir nanti akan sangat menentukan arah perjalanan Manchester United dalam sisa musim kompetisi kali ini.
Semua mata tertuju pada pergerakan transfer pelatih yang dilakukan oleh manajemen tim di bursa Januari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
-
Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam
-
Perjalanan Spiritual Rekan Cristiano Ronaldo Menjadi Mualaf di Bulan Ramadan 2026
-
Juventus Alami 3 Kekalahan, Spalletti: Menang Lawan Como Jadi Harga Mati!
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Massimiliano Allegri Dipuji Setinggi Langit Eks Juventus: Tak Pernah Ngeluh, Pelatih Terbaik
-
Bisa Ditiru! Ini Cara Beckham Putra Jaga Kondisi di Bulan Ramadan
-
Bedah Taktik Aleksandar Dimitrov Lawan John Herdman di FIFA Series 2026
-
Disindir Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool, Arne Slot Serang Balik Wayne Rooney
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?