Suara.com - Jessica Iskandar ikut menyindir kebijakan pemerintah soal rekening dorman (tidak aktif) akan diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Jessica Iskandar menyindir melalui konten unggahannya di Instagram yang memperlihatkan dirinya sedang makan bersama keluarga di sebuah restauran.
Pada kontennya tersebut, istri Vincent Verhaag ini menuliskan caption bahwa dirinya bukan sedang menghambur-hamburkan uang untuk makan di restauran tersebut.
Hal itu terpaksa dilakukan Jessica Iskandar, supaya ada transaksi di rekeningnya sehingga tak kena blokir PPATK.
"Ini aku bukan jajan, tapi ingin melakukan transaksi di rekeningku biar gak diblokir PPATK," tulis Jessica Iskandar padda video yang diunggahnya di Instagram.
Pada caption unggahannya, ibu 3 anak ini juga seolah berterima kasih pada pemerintah yang telah membuat kebijakan demikian.
Karena, Jessica Iskandar mengatakan dirinya jadi sibuk merencanakan untuk menggunakan uangnya, baik belanja atau lainnya agar selalu ada transaksi pada rekeningnya sejak munculnya kebijakan tersebut.
"Sejak saat itu jadi banyak rencana agar rekening selalu aktif. Terima kasih, aku jadi sibuk," jelas Jessica Iskanda.
Unggahannya Jessica Iskanda ini lantas mendapat beragam komentar netizen yang terhibur dengan bentuk sindirannya untuk pemerintah Indonesia.
Baca Juga: Arti Nama Andrew Raxy Neil, Anak Erika Carlina yang Penuh Harapan dan Libatkan Pacar
Ada pula yang memberikan tips untuk Jessica Iskandar menggunakan kartu ATM-nya agar rekeningnya selalu ada transaksi.
"Suka banget sama sarkasnya," kata @myhat**.
"Tarik tunai, 10 menit transfer tunai. Gitu aja terus sampai El punya anak," kata @anine**.
"Emang benar-benar ya pemerintah," kata @ikoma**.
"Hahaha sekarang jadi takut diemin uang di bank," kata @delya***.
Namun, sekarang ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan pembukaan kembali sebagian rekening dormant (tidak aktif) yang sebelumnya diblokir setelah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyuarakan kemenangannya
Tag
Berita Terkait
-
Beda Aturan Dormant Bank dengan Blokir Rekening Nganggur PPATK
-
Pola Pikir Sesat PPATK Bikin Rakyat Desa Jadi Korban: Rekening Diblokir, Ekonomi Mandek!
-
Celios Skakmat PPATK: Rekening Judi Online Aktif Dibiarkan, Rekening Pasif Malah Diblokir
-
PPATK Buka Blokir 28 Juta Rekening, Anggota DPR Kasih Peringatan Keras: Jangan Bikin Gaduh!
-
Hore! PPATK Buka Blokir 28 Juta Rekening Bank Usai Gaduh, Begini Cara Aktivasi Kembali
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Ressa Minta Pengakuan Sebagai Anak Kandung Harus dari Mulut Denada Sendiri
-
Syutingnya Bikin Tangerang Macet Total, Film Lisa BLACKPINK Ternyata Berlatar Myanmar
-
Tessa Mariska Sebut Ayah Kandung Ressa Anak Denada Seorang Rapper, Siapa?
-
Fakta Catherine O'Hara Pemeran Ibu Kevin di Home Alone, Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
-
Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial
-
Viral Siswa SMPN 3 Depok Bawa Meja Lipat dari Rumah, Padahal Gedung Baru Direnovasi Rp 28 Miliar
-
Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak
-
Mesin Baru DeadSquad Mengoyak Telinga Metalhead di Taiwan
-
Paula Verhoeven Panik Kiano Nyaris Tertinggal Study Tour, Kenapa Baim Wong Dihujat?
-
Viral Ustaz Mengajar 85 Anak Tanpa Bayaran, Rela Lapar dan Hampir Terusir dari Kontrakan