Suara.com - Kebiasaan membacakan cerita menjelang tidur alias mendongeng memiliki begitu banyak manfaat bagi hubungan antara orangtua dan anak. Membacakan cerita, merupakan sebuah momen intensif dimana ibu atau ayah, dapat mengusap, mencium, atau memeluk buah hati mereka, hingga membentuk ikatan yang kuat.
Tak hanya itu, membaca cerita juga baik untuk tumbuh kembang anak, di mana anak bisa memiliki dan mengembangkan imajinasinya, meningkatkan minat baca dan membangun kecerdasan emosionalnya.
"Saat ini, bonding time bersama anak sangat jarang dimiliki ibu, karena banyak ibu yang sibuk bekerja. Maka dari itu, membaca cerita, seperti dongeng sebelum tidur, bisa menjadi media yang baik untuk menjaga bonding tetap terjaga," kata Panji Cakrasantana, Brand Manager NIVEA Creme PT Beiersdorf Indonesia, saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).
Menurut dia, banyak pesan moral yang bisa diserap oleh anak melalui cerita dongeng. Seperti tiga cerita dongeng dari NIVEA Creme Special Edition, yang dipersembahkan Nivea bersama Lobu, yang dapat mengajarkan nilai positif kepada anak, serta meningkatkan waktu berkualitas antara ibu dan anak melalui cerita.
Nivea Creme Special Edition, jelas dia, terdiri dari tiga cerita dongeng mengisahkan tokoh hewan-hewan di Indonesia dengan menggunakan pola batik untuk memperkenalkan budaya Indonesia, sehingga menarik antusiasme anak dalam membaca. Tiga cerita dongeng tersebut berjudul Bimbim dan Kebun Bunga Rahasianya, Ayu Sang Idola Hutan, dan Koko Rangkong yang Pandai Mengayun.
"Nivea Creme Special Edition ini merupakan bentuk komitmen dari NIVEA dalam meningkatkan kualitas keluarga melalui peningkatan kemampuan anak, pemberdayaan ibu, dan waktu kebersamaan keluarga," ungkap Panji lebih lanjut.
Cerita yang terdapat dalam edisi spesial ini, sambung dia, memiliki landasan budi pekerti dengan harapan bisa membentuk karakter yang positif bagi anak- anak. "Nilai-nilai seperti persahabatan, kepercayaan diri, dan tidak mudah putus asa penting untuk diajarkan kepada anak-anak sejak dini, di sinilah peran seorang ibu dalam perkembangan anaknya," jelas Panji.
Untuk menggalakkan kebiasaan mendongeng ini, Nivea juga mengadakan sejumlah roadshow ke sejumlah Taman Kanak-Kanak di area Jabodetabek dengan kegiatan mendongeng interaktif yang akan melibatkan murid beserta ibunya.
Dengan menghadirkan Paman Gery dan Bubu Mini sebagai pendongeng, para ibu juga akan mendapatkan tips dan trik mengenai cara mendongeng.
"Kami berharap membacakan cerita kepada anak ini akan terus menjadi budaya keluarga di Indonesia," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!