Suara.com - Banyak masyarakat yang masih menerapkan penggunaan minyak goreng berulang ketika memasak.
Bahkan sudah menjadi pemandangan yang biasa ketika kamu melihat warung makan penyetan atau pedagang kaki lima yang menggunakan minyak berulang bahkan sampai berwarna cokelat.
Sayang, banyak orang yang sadar hal ini namun tidak mengacuhkan dengan alasan ingin hemat.
Padahal jika dipikir, ini alasan yang tidak masuk akal. Ketika ingin irit namun ujung-ujungnya harus membuang banyak biaya untuk berobat.
Ya, minyak yang dipakai berulang bisa berubah sifatnya jika dipanaskan. Bentuk gugusan asam lemak yang menyerupai kalung mutiara bisa berubah.
Minyak bekas juga bisa membentuk karsinogen. Zat ini bisa menyebabkan kanker jika semakin sering dipanaskan.
Selain itu juga sifatnya sebagai anti-inflamasi bisa berubah menjadi inflamator. Kandungan nutrisinya juga akan hilang.
Sangat disarankan untuk tidak menggunakan minyak lebih dari tiga kali pemakaian. Namun ini tergantung pada banyaknya makanan yang digoreng.
Semakin lama kamu menggorang, maka semakin besar kemungkinan minyak akan cepat berubah warna.
Kamu bisa memilih untuk tidak terlalu sering menggoreng. Bikin alternatif lain seperti merebus atau mengukus makanan.
Lakukan variasi memasak agar kamu tidak bosan.
SUMBER: Himedik.com
Berita Terkait
-
Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman
-
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng
-
Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum