Suara.com - Berhati-hatilah saat akan minum susu mentah yang belum diolah. Pasalnya, seorang warga New York terinfeksi bakteri berbahaya setelah meminum susu mentah secara langsung dari sebuah peternakan di Pennsylvania, Amerika Serikat.
Warga yang belum teridentifikasi tersebut diduga terinfeksi RB51, keluarga bakteri Brucella abortus, setelah ia mengonsumsi susu mentah yang menurut para pejabat kota berasal dari Miller's Biodiversity Farm di Lancaster County, Pennsylvania.
Pertenakan tersebut kini telah dikarantina oleh Departemen Pertanian Pennsylvania (PDA) dan dilarang menjual produk susu sapi mentahnya dalam sementara waktu.
"Konsumen yang membeli susu sapi atau produk susu mentah yang tidak dipasteurisasi dari Miller's Biodiversity Farm di Lancaster County harus segera membuang produk-produk tersebut," tulis PDA, dilansir Fox News.
Dikatakan, susu mentah yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung bakteri brucellosis yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya seperti listeriosis, salmonellosis, campylobacteriosis, demam tifoid, dan tuberkulosis.
Sementara susu yang telah dipasteurisasi atau dipanaskan hingga suhu tertentu aman diminium, karena bebas dari bakteri berbahaya.
Secara khusus, gejala brucellosis dimulai dengan demam, berkeringat, turun berat badan, kelelahan, nyeri sendi, dan sakit kepala.
"Gejala dapat muncul hingga enam bulan setelah terpapar. Pada kasus yang parah, dapat terjadi infeksi pada tulang, persendian, organ reproduksi, sistem saraf pusat hingga lapisan jantung. Infeksi ini juga dapat menyebabkan keguguran pada perempuan hamil," jelas Departemen Kesehatan New York.
Dikatakan, warga New York yang terinfeksi RB51 kini dalam kondisi pemulihan dan tercatat sebagai orang ketiga yang terinfeksi RB51 yang disebabkan karena mengonsumsi susu mentah, yang pernah terjadi di Amerika Serikat dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga: Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?
"Produk susu mentah dapat mengandung bakteri berbahaya yang dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Standar pasteurisasi dibuat untuk melindungi masyarakat dari penyakit yang ditularkan dalam susu mentah dan produk susu," kata Komisaris Kesehatan Negara Bagian New York, Howard Zucker dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua