Suara.com - Turunkan Hipertensi Tanpa Obat dengan 6 Cara Ini.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi menyebabkan lebih dari 15 persen kematian di Amerika Serikat. Meski tidak menimbulkan gejala, tekanan darah tinggi meningkatkan risiko Anda terkena serangan jantung dan stroke, serta aneurisma, penurunan kognitif, dan gagal ginjal. Demikian dikatakan American Heart Association, seperti dilansir dari laman Men's Health.
Walaupun dapat diatasi dengan obat-obatan, hipertensi ternyata dapat dikendalikan dengan cara alami. Dan yang pasti tanpa efek samping seperti kram kaki, pusing, dan insomnia. Yuk, coba 6 cara ini untuk mengendalikan hipertensi.
Jalan cepat
Pasien hipertensi yang berjalan kaki dengan langkah cepat dapat menurunkan tekanan darah mereka. Olahraga membantu jantung menggunakan oksigen dengan lebih efisien, sehingga tidak bekerja keras untuk memompa darah.
Jalan kaki sendiri telah terbukti menjadi salah satu pendekatan terbaik untuk menghentikan hipertensi dan menyehatkan jantung. Lakukan jalan cepat selama setidaknya 30 menit beberapa hari dalam seminggu. Kemudian, cobalah tingkatkan kecepatan atau jarak tempuh Anda.
Bernapas dalam-dalam
Pernapasan lambat dan praktik meditasi seperti qigong, yoga, dan tai chi dapat membantu menurunkan hormon stres yang dapat meningkatkan tekanan darah.
Berlatih pernapasan selama 5 menit di pagi hari dan malam hari bermanfaat menurunkan hormon stres. Caranya, tarik napas dalam-dalam dan rentangkan tangan dan perut Anda. Buang napas dan lepaskan semua ketegangan Anda.
Konsumsi kentang
Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya kalium adalah bagian penting dari program penurunan tekanan darah, kata Linda Van Horn, Ph.D., seorang profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg School of Medicine.
Sumber utama produk kaya kalium salah satunya adalah ubi, tomat, jus jeruk, kentang, pisang, kacang merah, kacang polong, blewah, melon, dan buah-buahan kering seperti plum dan kismis.
Baca Juga: Ini Teknik Pijatan untuk Atasi Migrain Tanpa Obat
Ngemil dark chocolate
Ini mungkin salah satu pendekatan diet yang paling menyenangkan untuk mengendalikan hipertensi. Dark chocolate atau cokelat hitam mengandung flavanol yang membuat pembuluh darah lebih elastis. Dalam sebuah penelitian, 18 persen pasien yang mengonsumsi cokelat hitam setiap hari mengalami penurunan tekanan darah. Pastikan cokelat yang dikonsumsi mengandung setidaknya 70 persen kakao.
Bangkit dari meja kerja
Gaya hidup yang tidak bergerak (sedentari) dapat memiliki efek buruk pada kesehatan Anda di jangka panjang. Menghabiskan waktu lebih dari 41 jam per minggu di kantor meningkatkan risiko hipertensi hingga 15 persen, demikian menurut sebuah penelitian di University of California, Irvine, terhadap 24.205 penduduk California.
Mungkin Anda sulit beranjak dari meja kerja, terutama saat beban kerja menumpuk. Tapi cobalah untuk bangkit dan inggalkan meja kerja setiap beberapa jam. Selain membuat Anda bergerak, tips ini dapat membebaskan Anda dari stres akibat pekerjaan.
Bersantai mendengarkan musik
Lagu yang tepat dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda, demikian menurut para peneliti di University of Florence di Italia. Mereka meminta 28 orang dewasa yang sudah minum obat hipertensi untuk mendengarkan musik klasik, Celtic, atau India yang menenangkan selama 30 menit setiap hari sambil bernapas perlahan.
Setelah seminggu, para pendengar telah mengalami penurunan sistolik sebesar 3,2 poin. Sebulan kemudian, angka sistolik turun 4,4 poin.
Berita Terkait
-
Turunkan Tekanan Darah dengan Bercinta Secara Teratur, Ampuh?
-
Kombinasi Seledri dan Obat Kaptopril Efektif Atasi Hipertensi Lho
-
3 Penyakit Ini Intai Pengungsi Tsunami Selat Sunda
-
Obat Hipertensi Ditarik dari Peredaran, Ini Respons Produsen
-
BPOM Tarik 3 Jenis Obat Hipertensi dari Peredaran, Ini Daftarnya
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur