Suara.com - Jumlah pasien virus corona makin bertambah. Hingga Kamis (12/3/2020) tercatat 34 pasien yang dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.
Hal ini tentu membuat masyarakat khawatir, terlebih pemerintah memutuskan untuk tidak membuka hasil penelusuran kasus secara jelas.
Meski begitu, semua orang tetap harus waspada dan menjaga sistem imunitas tubuh agar tidak mudah tertular virus penyebab penyakit pernapasan ini.
Terutama bagi orang yang senang berolahraga di gym. Sebab, pusat kebugaran ini disebut sebagai tempat berisiko tinggi menyebarkan virus.
Hal ini disebutkan oleh Dr Norman Swan, seorang jurnalis berkualifikasi medis dalam sebuah podcast di laman berita ABC.
Ia mengatakan gym adalah tempat sempurna untuk penyebaran virus karena penuh keringat, yang menyebabkan semua permukaan olahraga menjadi lembab.
"Kelembapan adalah hal buruk untuk menyebarkan kuman. Anda melakukan olahraga dan Anda tidak pernah tahu, salah satunya (dari alat olahraga) mungkin menjadi super spreader," kata Dr Swan.
Namun, tambahnya, bukan berarti masyarakat harus berhenti ke gym. Tapi ia menekankan untuk lebih berhati-hati ketika di tempat tersebut.
"Anda harus memastikan untuk membersihkan peralatan olahraga sebelum dan sesudah menggunakannya," tambahnya.
Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Plastik dan Stainless Hingga 3 Hari
Ia juga mengingatkan masyarakat perlu menggunakan hand sanitizer saat berolahraga dan menghindari steam room (ruangan beruap) karena ruangan tersebut tidak cukup panas untuk membunuh kuman.
Dr Swan juga menganjurkan pada orang yang menunjukkan gejala sakit, seperti batuk atau bersin, untuk berhenti pergi ke gym sementara waktu sampai pulih.
Berita Terkait
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
7 Sepatu Converse Sol Datar Buat Nge-gym Sekaligus Nongkrong
-
7 Sepatu Gym Wanita Lokal, Harga Murah di Bawah Rp500 Ribu, Kualitas Juara
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit