Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan situasi pandemi COVID-19 saat ini terkendali, jelang akhir tahun 2021.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi berharap tidak ada lagi penambahan kasus lagi di akhir tahun 2021.
“Kita berharap tidak ada penambahan lagi pada akhir tahun atau awal tahun 2022. Tren yang baik ini harus kita pertahankan,” kata Nadia dalam Siaran Pers PPKM yang diikuti secara daring di Jakarta.
Nadia menuturkan situasi yang masih terkendali hingga saat ini, dapat terlihat dari situasi secara nasional di mana terjadi penurunan kasus sebesar empat persen dengan total kasus mingguan adalah 1.401 kasus baru.
Penurunan juga terjadi pada jumlah kematian mingguan yakni sebesar empat persen bila dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
Terkendalinya situasi saat ini, kata dia, juga dapat terlihat dari angka testing rate Indonesia yang dilakukan pada 5,01 per 1.000 penduduk per minggu, dengan positivity rate mingguan sebesar 0,1 persen. Dengan 34 provinsi terpantau turut memiliki angka positivity rate di bawah 2 persen.
“Penggunaan tempat perawatan COVID-19 termasuk ICU, juga dapat kita jaga dalam level aman,” kata Nadia.
Menurut Nadia, keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit saat ini juga masih terkendali, karena 34 provinsi memiliki BOR di bawah 20 persen.
Setelah per tanggal 23 Desember 2021, Indonesia telah mencatat sebanyak 4.261.208 kasus positif COVID-19 dengan jumlah kematian yang mencapai 144.042 jiwa, serta kasus aktif pada 4.642 orang.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Karena Omicron, Lebih dari 2.000 Penerbangan AS Dibatalkan
Nadia menegaskan, pemerintah akan terus mengupayakan kegiatan surveillance, pelacakan kontak dan tentunya vaksinasi untuk mewaspadai jika gelombang ketiga akan muncul seiring dengan meluasnya varian baru Omicron.
Walaupun pemerintah terus berupaya dan situasi terkendali, dia menyoroti masih terdapat kabupaten/kota yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti dalam penggunaan masker juga terlihat mengalami tren kenaikan kasus akibat adanya mobilitas yang tinggi. Padahal, sebentar lagi akan memasuki masa libur Natal dan tahun baru.
Oleh sebab itu, guna menjaga pandemi tetap terkendali dan mencegah penularan akibat Omicron, dia meminta semua pihak untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan sekaligus segera melakukan vaksinasi supaya segera terbentuk kekebalan kelompok dalam menghadapi COVID-19.
“Mari saling mengingatkan betapa pentingnya penggunaan masker dan juga protokol kesehatan lainnya dalam mencegah penularan COVID-19,” tegas dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?