- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq tersangka korupsi meski menjabat dua periode.
- Fadia berdalih tidak paham aturan hukum karena latar belakang penyanyi.
- Sembilan prinsip Good Governance wajib dijalankan pejabat untuk cegah KKN.
Suara.com - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, tengah menjadi sorotan tajam setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menariknya, Fadia Arafiq sempat berdalih tidak memahami aturan hukum terkait pengadaan barang dan jasa (outsourcing) ketika menjalani pemeriksaan.
Fadia Arafiq mengatakan ketidaktahuannya itu, karena latar belakangnya sebagai penyanyi dangdut, bukan birokrasi murni.
Dalih itu terdengar ironis mengingat kakak Fairuz A Rafiq ini bukanlah orang baru di kursi pemerintahan.
Fadia Arafiq tercatat sudah menjabat sebagai Bupati Pekalongan selama dua periode dan sebelumnya juga sempat menjalani Wakil Bupati Pekalongan.
Sebagai pejabat publik, Fadia Arafiq seharusnya memegang teguh prinsip Good Governance atau tata kelola pemerintahan yang baik.
Lantas, apa saja prinsip Good Governance yang seharusnya dimiliki seorang bupati agar terhindar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) seperti Fadia Arafiq.
Apa Itu Good Governance?
Secara sederhana dilansir dari laman KPU, Good Governance adalah konsep manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Berapa Harga Mobil Alphard Tahun 2005? Cuma Seharga LMPV, Siap Bikin Mudik Lebaran Ala Sultan
Tujuannya adalah menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Berdasarkan standar internasional (UNDP) dan aturan hukum di Indonesia, berikut adalah prinsip utama yang harus dijalankan seorang pemimpin daerah:
1. Ketaatan pada Aturan Hukum
Seorang aparatur pemerintah harus mendasarkan setiap tindakannya pada hukum yang berlaku.
Tidak ada alasan "tidak tahu aturan", apalagi bagi pejabat yang sudah menjabat dua periode.
Hukum harus tegak secara adil tanpa pandang bulu.
Berita Terkait
-
Geger OTT Bupati Pekalongan: Sudah Kaya dan Terkenal, Kenapa "Rakus" Pejabat Tak Ada Obatnya?
-
Kini Terseret Kasus Korupsi, Fadia Arafiq Dulu Disorot Gara-Gara Caranya Balas Komentar di Medsos
-
Drama KPK Kejar Kakak Fairuz A Rafiq, Berakhir Gara-Gara Mobil Lowbat
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
4 Shio Paling Beruntung dan Panen Rezeki pada 4 Juni 2026: Ada Kuda hingga Monyet
-
5 Minyak Kemiri untuk Mengatasi Rambut Rontok, Bantu Menguatkan Akar dan Bikin Tebal
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Hangat dan Playful, Karakter Gemas Zo&Friends Hadir dalam Koleksi Fashion Baru
-
Dadan Hindayana dari Partai Apa? Eks Kepala BGN yang Dijemput Kejagung
-
Berapa Lama Menumbuhkan Rambut Pakai Minyak Kemiri? Ini Penjelasan dan Faktanya
-
4 Sepatu Lokal Aerostreet Paling Laris di Shopee, Cek Review dan Harganya
-
Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru