News / Nasional
Minggu, 10 November 2013 | 09:55 WIB
Mantan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung meminta Jusuf Kalla untuk segera memberikan respons atas wacana PKB yang ingin meminangnya menjadi calon presiden di 2014. Bagi Akbar, respons cepat dari Jusuf Kalla akan membuat kepastian di mata masyarakat pemilih.

"JK (Jusuf Kalla) harus berikan respons pada pinangan PKB," kata Akbar di sela-sela diskusi politik di Gedung FISIP UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Senin (11/11/2013).

Namun, sebelum memberikan respons, kata Akbar, mantan Wakil Presiden itu dimintanya untuk melakukan komunikasi dengan seluruh tokoh di Partai Golkar. Secara khusus, Akbar meminta Jusuf Kalla menemui para mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar, terutama Ketua Umum DPP Partai Golkar saat ini yang juga akan diusung menjadi calon presiden, Aburizal "Ical" Bakrie.

Akbar menuturkan, bagaimanapun juga Partai Golkar telah melekat dalam pribadi seorang Jusuf Kalla. Masyarakat juga diyakininya akan bertanya-tanya mengenai calon presiden sebenarnya yang akan diusung Golkar di 2014.

"Ini kan soal etika politik karena apa pun, Pak JK dikenal sebagai tokoh Golkar sehingga opini publik akan mempertanyakan siapa capres yang definitif. Tentu akan berpengaruh, maka harus didiskusikan," tandasnya.

Dukungan untuk Jusuf Kalla menjadi calon presiden PKB muncul dari hampir seluruh Dewan Pimpinan Wilayah PKB. Dasar pertimbangannya adalah karena Jusuf Kalla dianggap memiliki kapabilitas dan kredibilitasnya sebagai negarawan sudah terbukti.

Jusuf Kalla juga dianggap mampu menangani konflik dan mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam dan pluralistis. Menanggapi itu, Jusuf Kalla mengaku tak ingin "gede rasa" menanggapi pinangan PKB tersebut. Ia memilih menentukan sikapnya setelah hasil pemilihan umum legislatif diketahui.

Tag

Load More