Suara.com - Pemotor yang panik karena hendak ditilang bergotong-royong saling bergantian mengangkat motor melewati separator bus TransJ di Mampang yang cukup tinggi pada Kamis (21/11) lalu. Mendengar itu, Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama menyatakan akan meninggikan separator busway.
"Pelan-pelan saja, mula-mula orang sebagian sudah pada takut, mulai ngangkat-ngangkatin motor, sudah seru gitu kan. (Jadi) Sebagian separator akan ditinggikan," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2013).
Ahok mengatakan ke depan akan dipasang kamera di sejumlah titik agar pelanggaran jalur bus TransJ bisa terpantau. Selain itu warga juga bisa mengirimkan foto-foto pelanggar itu ke petugas sehingga nanti bisa ditilang.
"Nanti kita akan pasang kamera. Polisi sudah sepakat bukti foto nanti akan dibikin di website. Kalau ketemu yang difoto dari warga, ya bukti itu kan bisa dipakai," katanya.
Polda Metro Jaya rencananya akan menyiapkan website khusus tempat warga bisa mengupload pelanggaran-pelanggaran lalu lintas, termasuk penerobos jalur bus TransJ. Petugas juga akan memberikan hadiah pada warga yang berpartisipasi dalam situs tersebut.
"Jadi nanti kita akan memberikan reward kepada masyarakat yang mengupload pelanggaran di website khusus yang sedang kami siapkan," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo kepada detikcom, Jumat (1/11/2013).
Sambodo mengatakan, pelanggaran yang bisa dijepret bukan hanya penyerobotan jalur bus TransJ, namun juga pelanggaran-pelanggaran lain.
"Semua bentuk pelanggaran bisa dimasukkan ke situs kami. Nanti kita akan nilai apakah fotonya itu bisa dikategorikan sebagai pelanggaran atau tidak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
DPR Desak Indonesia Keluar dari BoP, Dinilai Langgar Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif
-
Mengenang Try Sutrisno: Jejak Pengabdian Wakil Presiden ke-6 RI
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang