Suara.com - Jakarta - Sejumlah Kepala Dinas dimutasi Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menerima dengan legowo jabatan barunya yaitu Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Salah satunya Mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto.
"Makanya, tadi malam pas istri saya tidur, saya bangunin dan bilang kalau besok (hari ini) ada hadiah terindah ulang tahun pernikahan," kata Taufik, di Balaikota Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Dia bahkan baru tahu informasi mutasi ini Selasa (11/2/20014) malam. Namun dia tidak mengetahui rotasi jabatan barunya. "Baru tahu dirotasi menjadi anggota tim juga pas pelantikan," kata Taufik.
Secara terpisah mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono mengatakan legowo dengan jabatannya saat ini. Menurutnya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (Sipil) harus siap ditempatkan di manapun dan siap meniti karir di tempat baru. Udar malah menyebut, TGUPP ini mirip dengan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP) milik Pemerintah pusat.
"Tugas saya sekarang di TGUPP dan jabatan itu adalah amanah. Jadi saya biasa saja pindah no problem meniti karir di tempat yang baru. Saya akan mendalami dulu (jabatan baru ini)," kata Udar
Sementara itu, Mantan Kepala Dinas Kebersihan Unu Nurdin mengaku masih belum mengetahui tugasnya di TGUPP. Dia menolak bila disebut rotasi dilakukan karena kinerja.
"Struktur organisasinya saja saya belum tahu. Uraian tugasnya belum tahu. Saya tuh biasa ngelihat dari situ, kalau dari situ sudah jelas baru ada uraian dari segi perencanaan dan lain-lain, baru. Jadi saya belum bisa membuat perencanaan apa-apa. Ruangannya aja belum tau di mana," kata Unu.
Berita Terkait
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh