Suara.com - Nama pengusaha Michael Bimo Putranto belakangan menjadi sorotan media massa setelah muncul kasus proyek pengadaan bus Transjakarta karatan.
Michael Bimo disebut-sebut dekat dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Selain itu juga disebut-sebut menjadi tim sukses Jokowi ketika maju ke bursa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Michael Bimo diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Ia sudah 19 tahun menjadi kader partai yang dipimpin Megawati Sukarnoputri.
"Saya sendiri kaget, mungkin ada orang yang tidak suka dengan saya, orang merasa sakit hati dengan saya ataupun Pak Jokowi dan menghubung-hubungkan. Ini, kan tahun politik jadi kita harus waspada," kata Michael Bimo di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/3/2014).
Hari ini, Michael Bimo datang ke Balai Kota untuk minta klarifikasi dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang pernah menuding Michael Bimo kerap menggunakan kedekatannya dengan Jokowi untuk 'bermain' proyek.
Bimo membantah tudingan yang ditujukan padanya. Mulai dari memanfaatkan kedekatan dengan Jokowi 'main' proyek, menjadi tim sukses Jokowi, sampai hubungan dengan mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono.
"Saya menyangkalnya. Saya ingin luruskan, kan tidak mengenakkan bagi diri saya jadi saya memberanikan diri ke sini (Balai Kota), seperti itu," tuturnya.
Kedekatan dengan Udar, kata Michael Bimo, sebatas teman. Dia kenal Udar ketika menunggu Jokowi di ruang tunggu kantor Jokowi. Dalam pertemuan singkat itu, Michael Bimo menyampaikan ide untuk memecahkan masalah kemacetan di Jakarta.
Selain itu, Michael Bimo tidak membantah ada pembicaraan dengan Udar terkait masalah pasar Blok G Tanah Abang. Dia mengaku tertarik membahas pasar Blok G atas dasar kesadaran sebagai warga Jakarta yang ingin memecah masalah macet di sekitar pasar. Pada waktu itu, Udar menjabat Kepala Dinas Perhubungan.
"Dulu ada isu pasar blok G, pernah ke blok G? Kasihan kan pedagangnya? Kita mempunyai ide kreatif, kontribusi positif, siapa yang mau memperhatikan Blok G? Saya bicara ke Pak Pristono soal blok G. Tapi ini bukan terkait tender. Pak Pristono orang saklek juga," kata Bimo.
Terkait tudingan, menurut Michael Bimo, ada orang yang sengaja membuat skenario isu untuk menjatuhkan Jokowi.
"Ini ngimbasnya ke Pak Jokowi. Kesian Pak Jokowi. Pak Jokowi lugu, polos. Ini ada skenario pasti. Ratingnya Pak Jokowi duwur, jarene calon presiden, yang musuhi deg degan toh mos. Mugo-mugo ndak rekomendasi, keno busway, keserempet busway," kata Bimo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB