Suara.com - Keberadaan perangko dan surat-menyurat mungkin sudah mulai jarang diperhatikan dan ditekuni oleh banyak orang di berbagai tempat dunia saat ini. Tapi tetap saja, layanan dan aktivitas korespondensi berwadah kertas ini masih hidup, bahkan tergolong aktif di beberapa negara. Finlandia adalah salah satu tempat itu.
Salah satu yang terkini dari negara di ujung Eropa itu adalah dirilisnya sebuah rangkaian perangko terbaru. Yang tidak biasa, desain atau gambar prangko tersebut bukan tokoh terkenal, obyek sejarah, atau keindahan alam dan aspek kehidupan umum lainnya. Prangko terbaru Finlandia ini justru menampilkan gambar (lukisan) pornografi kaum gay atau yang disebut Gawker sebagai "gay bondage porn".
Seperti dikutip Gawker dari Slate, gambar yang ditampilkan memang bukan desain baru, melainkan adalah karya koleksi Lembaga Tom of Finland. Organiasi ini adalah lembaga yang mengelola karya-karya Touko Laaksonen, nama asli sosok yang memang dikenal sebagai seniman pornografi gay itu.
Dalam pernyataan resminya terkait peluncuran desain prangko terbaru itu, pihak Kantor Pos Finlandia bahkan menyampaikan pujian atas kontribusi Laaksonen terhadap kebudayaan.
"Gambar-gambar homoerotic maskulin karyanya (Tom) telah meraih status ikonik dalam genrenya, serta memberi pengaruh, contohnya pada kebudayaan pop dan fashion. Dalam karya-karyanya, Tom of Finland memanfaatkan ironi diri serta humor yang merupakan tipikal sub-kebudayaan," tulis pihak Kantor Pos Finlandia.
Disebutkan bahwa koleksi prangko terbaru ini baru akan beredar luas mulai Agustus mendatang. (Gawker)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
-
Eks Pimpinan KPK Bingung Soal Dakwaan di Perkara Pertamina: Ini Apa Sih Esensinya?
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Impor Barang KW ke Dirjen Bea Cukai
-
Dinamika Kepemimpinan Kampus di Sulsel Uji Netralitas dan Independensi Akademik
-
Eks Jubir Tessa Mahardhika Sugiarto Resmi Dilantik Jadi Direktur Penyelidikan KPK