Suara.com - Pembalap tim Formula 1 (F1) Mercedes, Lewis Hamilton, berpeluang mencetak hat-trick podium juara untuk pertama kali dalam kariernya, di GP Cina, akhir pekan ini. Namun, rekan setimnya sendiri yang berada di puncak klasemen sementara ini, Nico Rosberg, justru siap menyalip.
Rosberg memang hanya mampu menjadi runner-up di belakang Hamilton, pada dua seri balapan terakhir, GP Malaysia dan GP Bahrain. Namun ia sejauh ini masih berada di atas Hamilton dengan keunggulan 11 poin, berkat capaian juara pada seri pembuka di GP Australia lalu.
Rosberg sendiri kini merasa yakin menatap Sirkuit Shanghai, tempat di mana ia meraih pole position sekaligus gelar juara perdananya pada tahun 2012 lalu. Sementara Hamilton, juara dunia tahun 2008, merupakan satu dari dua pembalap yang pernah dua kali menang di Shanghai --satunya lagi adalah Fernando Alonso dari tim Ferrari.
Di seri balapan ketiga di Bahrain, 10 hari lalu, kedua pembalap Mercedes ini menciptakan duel menegangkan hingga garis akhir, di bawah cahaya lampu malam hari. Kini peluang terulangnya duel itu pun kembali datang, dengan pesaing dari tim-tim lawan sejauh ini belum terlihat menunjukkan ancaman.
"Saya benar-benar berada di tempat yang bagus saat ini. Dan jika berjalan keliling garasi, Anda juga akan bisa merasakan energi positif dalam tim kami saat ini," tutur Hamilton, sebagaimana dikutip situs Formula1.com.
"Saya jadi lebih kuat tiap kali datang lagi ke lintasan ini, dan sirkuit ini sangat cocok dengan gaya membalapku. Targetnya, sebagaimana biasa, adalah meraih kemenangan. Dan jika saya bisa membuatnya jadi kemenangan beruntun ketiga (hat-trick) akhir pekan ini, itu bakal luar biasa," tandasnya.
Rosberg, sementara itu, memiliki keyakinan yang tak kalah kuatnya. Dia pun siap menyalip dan mengambil alih posisi terdepan dari Hamilton, apalagi jika situasi sulit menimpa rekannya itu --seperti yang terjadi tahun 2007 saat Hamilton masuk area berkerikil dan harus gagal jadi juara dunia.
"Lintasannya (juga) terlihat cocok dengan gaya membalapku. Ini adalah salah satu sirkuit yang kusukai, dan aku ingin kembali berada di tangga puncak podium pada akhir pekan ini," tutur pembalap Jerman itu memberi ancaman. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini