Suara.com - Sidang lanjutan dengan tersangka Tubagus Chaery Wardana (Wawan) dalam kasus dugaan suap sengketa Pilkada Lebak, Banten, tetap dijalankan, meski tanpa kehadiran saksi bernama Ratu Rita. Ia adalah istri mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.
Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2014), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Ratu Rita.
"Kami sudah berusaha kembali melayangkan panggilan, tapi Ratu Rita beralasan sakit. Untuk itu kami akan membacakan BAP Ratu Rita saat diperiksa penyidik KPK," kata JPU KPK Zakiyul Fikri.
Wawan melayangkan protes kepada JPU karena tetap membacakan BAP tanpa sumpah dari Ratu Rita.
"Saya tetap keberatan karena tidak di bawah sumpah," kata Wawan.
Ratu Rita sendiri sudah dipanggil sebanyak tiga kali, namun tidak pernah mau menghadiri sidang Wawan.
Kendati diprotes Wawan, sidang tetap berlangsung. Dalam BAP yang dibacakan Jaksa Zakiyul, Ratu Rita mengaku tidak tahu soal uang yang pernah ditransfer Wawan ke CV Ratu Samagat pada 16 Agustus 2010 hingga Oktober 2013.
Dari keterangan Rita, CV Ratu Samagat sudah tidak beroperasi lagi sejak pertengahan tahun 2011.
"(CV Samagat) sudah tidak aktif sejak rumah di Pontianak direnovasi pada pertengahan 2011," kata Zakiyul.
Seperti diketahui, pada tahun 2011, Wawan pernah transfer uang ke CV Ratu Samagat sebesar Rp7,5 miliar. Uang itu untuk pemulusan pemenangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno