Suara.com - Dalam sidang lanjutan kasus suap dengan terdakwa Chaeri Wardhana alias Wawan di Pengadilan Tipikor, Kamis (3/4/2014), Jaksa KPK menunjukkan uang Rp 1 miliar yang bakal diberikan Wawan melalui perantara kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.
Jaksa membawa uang dengan pecahan Rp 100 ribu itu dalam sebuah tas olahraga berwarna biru.
Uang itu disita dari rumah orang tua Susi Tur Andayani yang hendak diberikan ke Akil dalam kaitannya dengan perkara Pilkada Lebak, Banten, yang ditangani Akil di MK.
Sidang kali ini juga menghadirkan saksi Yayah Rodiyah yang mengantarkan uang suap buat Akil dari Serang ke Jakarta.
"Pak Wawan minta uang Rp1 M untuk diantarkan ke Jakarta," kata Yayah saat memberikan kesaksian.
Sementara saksi lainnya, Ahmad Farid Asyari, selaku staf keuangan di PT Bali Pasific Pragama, mengungkapkan pernah diperintah Wawan untuk mengantarkan uang Rp1 miliar yang baru saja tiba dari Serang itu untuk diserahkan ke Susi.
"Saya dipanggil Pak Wawan, untuk bertemu dengan Bu Susi untuk menyerahkan uang di daerah Senen. Saat itu, Pak Wawan juga memberi nomor telepon Bu Susi," Kata Farid di persidangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing