Suara.com - Tersangka pelaku kejahatan seksual pada anak-anak dari, Emon, mengaku tak melakukan aksi kejahatannya karena menganut ilmu hitam.
"Saya tidak pernah berguru kepada siapapun apalagi sampai menganut ilmu hitam, saya benar-benar melakukan tindakan itu karena 'senang' dengan anak-anak," kata Emon, Kamis (8/5/2014).
Pemuda berusia sekitar 24 tahun itu mengaku punya ilmu terbang dan lari cepat untuk membujuk dan menakut-nakuti anak-anak agar mau mengikuti kehendaknya.
Seorang anak korban Emon di Kecamatan Baros mengaku mau menuruti Emon karena predator seksual itu berjanji mengajari dia "ilmu lari cepat" dan memberinya uang. Tapi, janji itu tidak ditepati.
Namun, Emon lebih banyak mengiming-imingi korbannya dengan uang antara Rp10 ribu hingga Rp50 ribu untuk membujuk mereka mengikuti keinginannya.
Bahkan, jika tidak punya uang untuk membujuk anak-anak, ia berutang atau hanya memberikan sebagian uang yang dia janjikan kepada korbannya.
Saat sama sekali tidak punya uang, ia mengaku menggunakan kata-kata manis untuk merayu anak-anak calon korban agar menuruti permintaannya. Ia juga mengaku memukul anak-anak yang menolak keinginannya.
Emon mengaku lebih tertarik "berhubungan" dengan anak-anak usia 13 tahun ke bawah karena lebih mudah dibujuk dibandingkan dengan laki-laki atau perempuan dewasa.
"Saya tidak punya target jumlah anak untuk menjadi korban saya karena tidak menganut ilmu tertentu, saya hanya melakukannya jika sudah tidak bisa menahan hawa nafsu dan dengan cara apapun saya harus mendapatkan seorang anak," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari
-
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
-
Kolaborasi Kementerian PU dan TNI Pastikan Jembatan Darurat Krueng Tingkeum Aman Dilalui Warga
-
Walau Rindu Keluarga, Pahlawan Ini Hadir untuk Menjaga Harapan Tetap Menyala
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi