Suara.com - Pengacara pelaku kejahatan seksual terhadap anak, AS alias Emon, meminta kepada kliennya agar segera bertobat.
"Sebelum menjadi kuasa hukum dari tersangka Emon, saya sudah meminta kepada yang bersangkutan agar segera bertobat dahulu, jika tidak mau maka saya pun enggan mendampinginya untuk proses penanganan hukumnya tersebut," kata pengacara Emon, M Daenur kepada wartawan di Sukabumi, Rabu (14/5/2014).
Menurut Daenur, permintaannya agar kliennya tersebut untuk bertobat langsung diamini oleh si tersangka, bahkan Emon meminta dibimbing olehnya.
Namun diakuinya, sebenarnya ia awalnya enggan menjadi kuasa hukum Emon, karena kasus ini merupakan kasus yang sangat keji karena kliennya tersebut sudah merusak masa depan anak-anak.
Tapi karena dirinya ditunjuk oleh pihak kepolisian agar menjadi kuasa hukum tersangka akhirnya harus mengesampingkan pandangan pribadinya terhadap kasus pedofil ini.
Selain itu, ia juga mengemukakan tiga hal kepada Emon agar dirinya mempunyai kesimpulan seperti Emon harus jujur tentang kasusnya ini, harus tobat dan meminta maaf kepada para korban dan keluarganya.
"Setelah berbicara panjang, akhirnya Emon mau melakukan hal itu semua dan mengakui semua perbuatannya itu karena dasarnya klien saya ini pernah menjadi korban kekerasan seksual pada usia 15 oleh rekan sekolahnya sendiri dan tidak memiliki hasrat dengan wanita apalagi sampai menikah," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout
-
RAM dan Storage Makin Mahal, Xiaomi Tetap Bawa Fitur Flagship ke HP Entry-Level
-
Negara-Negara Arab Banyak Berinvestasi di London, Ini Alasannya