Suara.com - Relawan bakal capres- cawapres Jokowi-JK melakukan aksi penggalangan dana seribu rupiah di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (25/5/2014).
Gerakan yang diinisiasi oleh Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dilakukan untuk mencari sumbangan buat pasangan yang diusung koalisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
"Mari kita gelorakan budaya gotong royong melalui gerakan ini untuk membantu pemenangan Jokowi-JK di seluruh wilayah Indonesia. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi perjuangan kita," kata Koordinator JJ-Bangkit Billy Nur Kholim, di dekat Markas PKB, di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (25/5/2014).
Aksi meminta sumbangan di jalanan ini, membuat arus lalu lintas dari arah Cikini menuju arah Jalan Kramat Raya atau sebaliknya terhambat karena adanya pengendara yang turut berpartisipasi.
Sementara itu, Sekjen DKN Garda Bangsa Abdul Malik Haramain mengajak untuk mendukung dan merestui Jokowi-JK memenangkan pemilihan presiden 2014.
Menurut Malik, gerakan ini dilakukan selama dua pekan dan seluruh hasil ini nantinya akan diserahkan untuk tim pemenangan Jokowi-JK.
Dia menolak bila agenda ini disebut money politik. Malah, katanya, agenda ini adalah sebagai pertanda dalam berpolitik yang benar, di mana tidak ada transaksional uang dalam memilih capres-cawapres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
PKS Dukung Ambang Batas Parlemen Tetap Ada, Kritisi Usul Fraksi Gabungan Partai
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
-
Kisruh Dana Kolegium Dokter Indonesia, PP PDUI Laporkan Eks Ketua dan Bendahara ke Polisi
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
-
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
-
Bareskrim Turun Tangan! Isu Saham Gorengan Diselidiki Usai IHSG Terjun Bebas
-
Kritik Wacana Pengganti PT, Said Abdullah: Indonesia Multikultural, Tak Cocok Kawin Paksa Fraksi
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
-
Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Sinergi Keadilan Restoratif bagi Pemulihan Korban