Suara.com - Terdakwa dugaan kasus korupsi Hambalang, Anas Urbaningrum keberatan dan membantah lima poin yang didakwakan kepadanya terkait penerimaan sejumlah aliran dana.
"Saya tidak pernah menerima uang dari Adhi Karya juga tidak pernah meminta kepada Adhi Karya, semua hal terkait Nazaruddin dan Permai Group tidak jelas, kabur dan tidak berdasarkan data yang benar," terang Anas di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/6/2014)
Anas juga membantah tegas terkait dakwaan dirinya menerima uang yang dialokasikan untuk posko relawan, pertemuan dengan 513 DPC, tandingan deklarasi Andi Malaranggeng, Roadshow, deklarasi pencalonannya di Hotel Sultan, pembuatan iklan, pembelian HP.
"Tidak ada posko khusus untuk relawan kongres, tidak masuk akal juga hotel yang berkapasitas 15 orang dapat berkumpul 513 orang. Selain itu roadshow itu tidak ada, tempatnya di mana tidak jelas," terangnya di hadapan pengadilan.
Menurutnya muncul dakwaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas aset yang dibelinya dan bapak mertuanya hanya berdasarkan metode mengkait-kaitkan dan mengira-ngira.
"Dakwaan ini memakai metode otak-atik gathuk, karena mengkait-kaitkan sesuatu dan mengira-ngira," tutup Pria yang sempat melontarkan janji gantung diri di Monas bila terbukti korupsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru