Suara.com - Terkait dengan kasus kekerasan seksual kepada anak di Jakarta International School (JIS), pihak kepolisian meminta kerjasama dari orang tua murid. Hal itu dimaksudkan nantinya tidak ada korban-korban yang baru melapor.
"Makanya kita harapkan sejak awal, sejak kasus ini mencuat, orang tua yang merasa ada kelainan di putranya, segera di laporkan ke pihak kepolisian," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Senin, (9/6/2014).
Rikwanto menambahkan, apabila laporan ini dilakukan sejak awal, tentu saja hasilnya akan berbeda. Ketika disinggung sudah ada berapa laporan untuk kasus JIS, Rikwanto mengatakan sudah ada 3 laporan.
Diantaranya, laporan yang pertama kasus AK, kemudian kasus pembiaran, kelalalaian dari pihak sekolah dari Komnas Anak dan KPAI, termasuk kasus TK yang beroperasi tanpa ijin dari Kemendikbud.
"Ditambah lagi kasus yang dilaporkan pelakunya sama outsourching, yang terakhir diterima Polda Metro kasus kekerasan seksual terhadap anak TK ini yang melibatkan oknum guru," imbuhnya.
Nantinya ketiga kasus ini akan dipisah, karena setiap laporan mempunyai korban sendiri.
"Masing-masing punya korban sendiri, tentunya akan dipisah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi