Suara.com - Lima belas kru kapal feri Sewol mulai menjalani siding perdana terkait karamnya kapal itu pada April lalu. Kapten Lee Joon-seok (68 tahun) bersama tiga kru senior lainnya didakwa telah melakukan pembunuhan. Sedangkan 11 kru lainnya dituduh melakukan kelalaian yang menyebabkan ratusan penumpang.
Dalam ruangan sidang yang juga dihadiri oleh keluarga penumpang, Kapten Lee mendapat cemoohan.
“Laki-laki itu kapten kapalnya bukan? Pembunuh,” kata salah satu pengunjung.
Salah satu keluarga penumpang membawa spanduk dengan tulisan yang berbunyi: Anda semua bukan manusia. Anda lebih rendah dari binatang. Sempat terjadi insiden tarik menarik antara petugas pengamanan di ruang sidang yang akan mengambil spanduk tersebut.
Feri Sewol tenggelam pada 16 April lalu dan menewaskan hampir 300 orang. Sebagian besar penumpangnya adalah pelajar yang akan melakukan liburan. Hanya 172 penumpang yang berhasil diselamatkan. Salah satu keluarga penumpang meminta terdakwa memberikan keterangan yang jujur dalam persidangan.
“Apakah anda akan melakukan hal yang sama apabila mereka adalah anak-anak anda? Bayangkan andaikan yang meninggal itu adalah anak anda,” kata salah satu pengunjung.
Kapten kapal dan tiga kru senior diketahui meninggalkan kapal beberapa saat sebelum kapal. Mereka juga membiarkan penumpang terkurung di dalam kapal. (Malaysiainsider.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan
-
Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri
-
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
-
Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan
-
Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak