Suara.com - Ketua tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD tidak mempercayai transkrip yang oleh Progres 98 diindikasikan berisi pembicaraan Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basrief Arief.
"Saya pribadi saya tidak percaya percakapan itu ada, karena kalimatnya Mbak Mega tidak seperti itu," kata Mahfud saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Kantor MMD Initiative Bengkulu, Jumat (20/6/2014).
Menurut Mahfud, Megawati tidak pernah memakai kata "sampean" kepada orang lain.
"Dia pasti bilang Pak Basrief, Pak Mahfud. Tidak pernah bilang 'sampean'," ungkapnya.
Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 ini menyakini bahwa transkip tersebut bukan percakapan Megawati dan Basrief Arief.
Dia bahkan curiga ada pihak ketiga memanfaatkan situasi persaingan politik menjelang Pilpres 2014.
"Ini ada orang sengaja yang membuat, bisa pihak ketiga, bisa dari pihak mereka sendiri atau bisa simpatisan Prabowo," kata Mahfud.
Mahfud mengatakan bahwa KPK sudah membantah melakukan penyadapan sehingga ini merupakan tugas Polisi untuk bisa mengungkap kasus ini.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Progres 98 mendatangi Pusat Pelayanan Hukum dan Pengaduan Masyarakat Kejaksaan Agung, Rabu (18/6/2014). Mereka memberikan surat permohonan klarifikasi terkait dugaan bocornya transkrip pembicaraan antara Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati SoekarnopPutri dengan Jaksa Agung Basrief Arief. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama
-
Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis
-
Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah
-
Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA