Suara.com - Pebalap Formula 1 (F1) dari tim Mercedes, Lewis Hamilton, tampil meyakinkan di dua sesi latihan (free practice) awal GP Hungaria. Hal ini seakan menandakan bahwa dia siap untuk kembali naik ke podium teratas.
Memacu mobilnya dengan percaya diri di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Hamilton berhasil menjadi yang tercepat di FP1 maupun FP2, Jumat (25/7/2014). Jika pada FP1 ia mencatatkan waktu putaran (lap time) 1 menit 25,814 detik, maka pada FP2 Hamilton memperbaikinya menjadi 1'24,482.
Di kedua sesi latihan awal itu pula, rekan setimnya, Nico Rosberg, hanya bisa menjadi pebalap tercepat kedua. Sementara itu, dua pebalap dari tim Red Bull sebagai pesaing terberat, yaitu Sebastian Vettel dan Daniel Ricciardo, mencatatkan hasil lumayan.
Vettel yang berada di posisi tercepat ke-5 pada sesi pertama, berhasil masuk ke posisi tercepat ke-3 pada sesi latihan kedua. Sedangkan Ricciardo hanya mencatatkan waktu terbaik ke-8 di sesi pertama, serta menjadi tercepat ke-7 dalam sesi berikutnya.
Sesi latihan sendiri masih akan digelar sekali lagi pada Sabtu siang ini waktu setempat (sore WIB), sebelum kemudian memasuki sesi kualifikasi. Sementara balapan akan berlangsung Minggu (27/7) sore pukul 14.000 waktu setempat, atau pukul 19.00 WIB.
Berikut hasil (10 besar) latihan sesi pertama GP Hungaria, Jumat (25/7):
1. 44-Lewis Hamilton (Mercedes) 1 menit 25,814 detik
2. 6-Nico Rosberg (Mercedes) 1'25,997
3. 7-Kimi Raikkonen (Ferrari) 1'26,421
4. 14-Fernando Alonso (Ferrari) 1'26,872
5. 1-Sebastian Vettel (Red Bull) 1'27,220
6. 20-Kevin Magnussen (McLaren) 1'27,357
7. 25-Jean-Eric Vergne (STR) 1'27,683
8. 3-Daniel Ricciardo (Red Bull) 1'27,782
9. 22-Jenson Button (McLaren) 1'27,804
10. 19-Felipe Massa (Williams) 1'27,960
Hasil (10 besar) latihan sesi kedua:
1. Lewis Hamilton 1:24.482
2. Nico Rosberg 1:24.720
3. Sebastian Vettel 1:25.111
4. Fernando Alonso 1:25.437
5. Kevin Magnussen 1:25.580
6. Kimi Raikkonen 1:25.730
7. Daniel Ricciardo 1:25.983
8. 77-Valtteri Bottas (Williams) 1:25.999
9. Jenson Button 1:26.234
10. Felipe Massa 1:26.402
[Formula1.com]
Berita Terkait
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Bidik Sapu Bersih Podium, Seven Speed Motorsport Tancap Gas di Musim 2026
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari
-
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
-
Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?
-
Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?
-
MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara
-
Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan
-
Targetkan 9 Kursi di Banten, Sekjen PSI: Kursi Partai Lain Boleh Disunat, Gerindra Jangan
-
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Marah Besar dan Desak Polisi Bongkar Motif Pelaku!
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah