Suara.com - Kepala Staf Tim Transisi Rini Soemarmo mengungkapkan salah satu tugas tim transisi adalah menentukan kriteria calon menteri yang bakal dipilih membantu kerja capres terpilih Joko Widodo (Jokowi)
Menurut Rini yang ditemui usai menggelar rapat di Rumah Transisi di Jalan Situbondo, Jakarta, Sabtu (9/8/2014), mengatakan, tim juga hanya mengkaji tipe calon menteri tanpa menyebutkan nama-nama calon.
“Kami harapkan dimanfaatkan oleh beliau untuk menentukan kriteria dan tipe orang seperti apa yang jadi menteri. Hanya itu aja. Nama orang ngga ada,” ungkap Rini.
Dia juga menyebut penyusunan kriteria dan tipe calon menteri ini atas permintaan Jokowi, sambil membuat program kerja yang dapat dilaksanakan oleh Jokowi dan Jusuf Kalla setelah dilantik Oktober mendatang.
“Kantor ini betul-betul tidak sentuh urusan menteri. Kantor ini betul-betul buat program kerja yang kami harapkan tentunya. Berikan opsi-opsi kepada Pak Jokowi,” kata Rini Lagi.
Sementara itu menurut anggota Tim Rumah Transisisi lainnya, Andi Wijayanto menyebutkan kalau tim terbagi menjadi empat kelompok kerja.
Adapun kelompok itu terbagi menjadi tim kelembagaan dan arsitektur kabinet, tim kesejahteraan rakyat; seperti kesejahteraan petani nelayan, Kartu Indonesia Pintar dan sehat, tim infrastruktur dan tim legislasi dan APBN.
"Ada empat kelompok tadi, saya sebagai Deputi bidang kelembagaan, Anis Baswedan untuk kelompok Kesejahteraan, Akbar Faisal untuk Infrakstruktur, dan Hasto Kristiyanto untuk bidang APBN dan legislasi," jelasnya.
Keempat tim hanya menyiapkan interaksi strategis dengan kementerian yang ada di pemerintahan, untuk memperoleh masukan terkait pelaksanaan pemerintahan lima tahun ke depan.
Berita Terkait
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak