Sekitar 2000 personil kepolisian dikerahkan untuk pengamanan sidang lanjutan sengketa pilpres, di gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Jumat (8/8/2014). [suara.com/Adrian Mahakam]
Polda Metro Jaya minta bantuan sejumlah polda untuk menjaga pengumunan hasil sidang sengketa hasil pemilu presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi, Kamis (21/8/2014). Dikhawatirkan, nanti terjadi demonstrasi besar-besaran oleh massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Kita libatkan Brimob daerah, beberapa Polda kita minta untuk datang ke Jakarta melalui Mabes Polri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Senin (18/8/2014).
Rikwanto mengatakan kurang lebih 20 Satuan Setingkat Kompi (SSK) akan ditempatkan di berbagai obyek vital di seluruh wilayah Jakarta."Artinya akan ada kurang lebih 21.000 personil kepolisian dibantu unsur lainnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam kaitan keputusan MK," katanya.Rikwanto mengatakan petugas akan menindak tegas siapapun yang bertindak anarkis.
Suara.com - "Kita siapkan seluruhnya, namun yang terdekat itu satu perangkat seusai Standar Operating Procedure (SOP) Prosedur Tetap (Protap) 1, apabila dibutuhkan kita bisa luncurkan kembali dari Polda atau Polres terdekat untuk membantu," kata Rikwanto.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Bantah Tukar Guling dengan Thomas, Purbaya Jelaskan Tugas Wamenkeu Juda Agung
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan