Suara.com - Peneliti utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang juga ahli di bidang sejarah politik, Asvi Warman Adam mempertanyakan fungsi dari Kolisi Merah Putih (KMP) usai Pemilu Presiden (Pilpres).
"Seyogyanya kalau Pilpres sudah selesai, maka sudah bubar koalisinya. Untuk apa koalisinya sekarang? untuk merebut kekuasaan, kah?," kata Asvi di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/10/2014).
Asvi menambahkan, perilaku para politisi serta partai politik telah merampas hak politik rakyat untuk memilih dan menentukan pemimpin sesuai pilihannya.
Selain itu tindakan seperti itu merupakan tindakan mengkhianati konstitusi negara atas prinsip kedaulatan rakyat.
Menurutnya, masa depan demokrasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh politisi partai poltik oportunistik, tapi ditentukan oleh kemampuan berbagai elemen masyarakat untuk membangun saling percaya, melakukan konsolidasi, dan bekerja satu sama lain.
"Mereka menganggap nasionalis dan mempunyai semangat kebangsaan yang lain tidak, itu tidak baik untuk perkembangan demokrasi, itu akan menjadi masalah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!