Suara.com - Sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan kembali beredar dan memicu kemarahan publik. Video kekerasan itu menampilkan seorang lelaki menghajar seorang perempuan habis-habisan. Ironisnya, perbuatan si lelaki dilakukan di hadapan dua orang anak-anak.
Video tersebut diyakini berasal dari rekaman kamera CCTV. Video tersebut diunggah pertama kali ke situs jurnalisme warga di Singapura, Stomp. Tidak diketahui di mana peristiwa itu terjadi.
Dalam video yang diduga direkam dalam sebuah apartemen itu tampak lelaki itu terus memukuli si perempuan tanpa ampun. Si lelaki juga menginjak dan menjambak rambut perempuan itu. Padahal, dua anak yang ada di tempat itu memohon-mohon si lelaki agar menghentikan perbuatannya.
Kemudian, lelaki itu mengambil pisau dan mengancam si perempuan. Ia lalu melemparkan pisau itu ke lantai setelah salah satu anak perempuan yang ada di tempat itu tak henti-hentinya memohon.
Ternyata, si lelaki belum puas menyiksa. Ia menjambak rambut perempuan dewasa itu dan menyeretnya ke dalam sebuah kamar. Seorang anak lainnya, yang adalah anak laki-laki, berteriak meminta tolong kepada tetangga.
Kemudian, seorang lelaki dan perempuan masuk ke dalam apartemen untuk melihat apa yang sedang terjadi. Dua orang petugas kepolisian menyusul muncul dan diterima oleh seorang lelaki dan perempuan yang diduga pelaku dan korbannya. (Asia One)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima