Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengaku, sejak dirinya menjadi menteri dalam Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), setidaknya dia senantiasa menerima 200-300 SMS setiap harinya.
"(Isinya) Berbagai macam permohonan, yang urusan kawin ditinggal suami, (yang) anaknya sakit," ungkap Rachmat, dalam acara "Economic Outlook Indonesia 2015 and Beyond: Reinventing Economic Priorities", di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Selain berisi permohonan, Rachmat menyebut bahwa banyak juga SMS yang masuk ke ponselnya berisi masukan terhadap proses birokrasi di Kemendag. Salah satunya adalah masalah proses perizinan di Indonesia yang dirasa masih berbelit.
"Bahkan (ada juga) masukan birokrasi, masalah perizinan, maupun saran dari masyarakat apa yang harus dilakukan dan mereka rasakan terhadap birokrasi," ungkapnya.
Terkait hal tersebut, Rachamt menilai masukan-masukan tersebut setidaknya banyak membantunya untuk menyelesaikan berbagai macam masalah di Kemendag, yang kini menjadi tanggung jawabnya.
"Paling tidak, masalah izin biasanya. Banyaknya masukan ini membantu, dan menjadi pegangan untuk bisa memahami ada apa dan bagaimana birokrasi," pungkasnya. [Tengku Sufiyanto]
Berita Terkait
-
Aturan Baru, 35 Persen MinyaKita Didistribusikan dari BUMN
-
Belarus Siap Tanam Modal di Indonesia, Alat Pertanian Jadi Bidikan
-
Mendag Dorong Pembentukan Indonesia Belarus Business Council
-
1.000 UMKM Tebar Diskon, Mendag Pede Transaksi Harbolnas Capai Rp 17 Triliun
-
Penyaluran MinyaKita Bakal Punya Aturan Baru, Intip Bocorannya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam