Direktur Jenderal Planologi Kementerian Kehutanan Ir. Bambang Soepijanto membantah pernyataan Gubernur Riau non-aktif, Annas Maamun yang mengatakan pihaknya menyetujui izin peralihan fungsi lahan hutan di Provinsi Riau. Namun, dia mengakui bahwa tersangka kasus penerima suap dari Gulat Manurung tersebut pernah mengajukan surat permohonan tersebut ke Kementerian Kehutanan, yang pada saat itu dipimpin oleh Zulkifli Hasan.
"Nggak (disetujui)," kata Bambang sambil menggeleng-gelengkan kepalanya di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2014).
Menurutnya, Annas Maamun pernah mengajukan revisi terkait surat tersebut. Namun permintaan tersebut untuk kategori lima tahun ke depan.
"Ada dua surat Gubernur Riau, pada bulan Agustus dan Desembar, itu memang untuk kategorinya untuk 5 tahun yang akan datang, jadi intinya pihak Kemenhut, menolak pengajuan izin lahan Gubernur Riau," jelasnya.
Dia pun memaparkan alasan pihak Kementerian Kehutanan menolak surat revisi dari Annas Maamun. Menurut Bambang, hal itu harus sesuai dengan undang-undang, dan menurut undang-undang tersebut revisi dapat dilakukan setelah lima tahun selesai.
"Bahwa sesuai aturan perundang-undangan, bahwa adanya perubahan (perizinan) itu stlh 5 tahun dan kalau setelah 5 tahun dan ada perubahan, ya tentunya parsial. Parsial itu dibagi, pada Gubernur dan Kementerian," jelasnya.
Bambang Soepijanto diperiksa penyidik KPK dalam mengusut kasus yang melibatkan Gubernur Non aktif Riau, Annas Maamun. Annas ditangkap dan langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan di Kawasan Cibubur beberapa waktu lalu bersama terduga penyuapnya Gulat Medali Emas Manurung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan
-
Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?
-
'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I
-
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga