Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan partainya belum mencapai tujuan untuk membuktikan rakyat bisa hidup makmur dan sejahtera.
"Makanya masih dibutuhkan perjuangan yang panjang, dan pada dasarnya semua kader harus tetap bersatu," kata SBY dalam pesannya yang disampaikan Ketua Biro Konsolidasi DPP PD Sahat Saragih di Ambon, Sabtu.
Penegasan itu disampaikan Sahat ketika menghadiri rapat kerja daerah (Rakorda) DPD PD Maluku dalam rangka sosialisasi anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan juklak tahapan muscab se-Maluku di Ambon.
Menurut dia, ketua umum juga berpesan kepada seluruh kader untuk tidak mendahulukan kepentingan pribadi dan keluarga dari kepentingan persatuan partai, serta memastikan bahwa tugas-tugas DPP dilaksanakan bersama dengan rasa tanggungjawab.
Demokrat lahir dari para akademisi yang kini sudah berumur lebih dari 60 tahun, katanya.
"Sebenarnya Demokrat sejak awal bukanlah partai melainkan sebuah organisasi yang menyatukan perpecahan sejak 1999, tetapi karena merasa cintanya para akademisi sehingga lahirlah partai," katanya.
Rakorda DPD PD dalam rangka sosialisasi anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan juklak tahapan muscab se-Maluku ini dibuka Wakil Ketua I DPD PD Maluku, Marcus Pentury.
"Kami di DPD berharap agar para pengurus di tingkat DPP tetap solid dan eksis sehingga menjadi panutan sampai ke tingkat paling bawah," katanya.
Rakorda ini sekaligus merupakan momentum penting sebagai sarana evaluasi dan instrospeksi diri menghadapi kegiatan muscab yang diselenggarakan sembilan kabupaten dan kota di Maluku tahun 2015.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Melki Frans melaporkan, rakorda yang berlangsung sehari ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari pengurus DPD, anggota DPRD asal Fraksi Demokrat provinsi dan kabupaten/kota, serta ketua dan sekretaris DPC.
Rakorda ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi memahami AD/ART dan peraturan organisasi maupun juklan muscab kepada para kader, agar nantinya muscab dapat terselenggara secara sistematik sesuai aturan yang berlaku. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!