Suara.com - Al Qaeda dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merupakan kelompok militan yang kerap melakukan aksi teror. Namun, tidak selamanya dua kelompok itu mempunyai visi yang sama.
Salah satunya adalah soal eksekusi mati terhadap para sandera yang dilakukan ISIS dengan cara pemenggalan kepala. Pemimpin senior Al Qaeda di Semenanjung Arab, Nasr bin Ali al-Ansi mengatakan, Al Qaeda keberatan dengan aksi pemenggalan yang dilakukan ISIS lalu kemudian mengunggahnya ke internet.
“Gambar-gambar itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima dan kami menolak (aksi pemenggalan-red) itu. Nabi Muhammad mengingatkan umatnya untuk berbuat baik dalam segala hal termasuk membunuh. Bukan suatu hal yang baik untuk membuat film pemenggalan kepala dan mempublikasikannya di mana anak-anak dari sandera yang dibunuh itu bisa melihat,” katanya.
Nasr adalah pemimpim Al Qaeda di Yaman yang belum lama ini membunuh dua sandera asal Amerika dan Afrika Selatan. Mereka ‘terpaksa’ membunuh dua sandera itu karena pasukan Amerika Serikat berusaha melakukan aksi penyelamatan.
Namun, Nasr mengatakan, pembunuhan terhadap dua sandera itu adalah tindakan individu. ISIS mengungkapkan, pemenggalan kepala terhadap sejumlah sandera dilakukan karena Amerika terus membunuh anggotanya melalui serangan dengan pesawat nirawa alias drone. (IBTimes)
Berita Terkait
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian
-
Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo
-
Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!
-
Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco
-
Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah
-
Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara
-
43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG