Suara.com - Al Qaeda dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merupakan kelompok militan yang kerap melakukan aksi teror. Namun, tidak selamanya dua kelompok itu mempunyai visi yang sama.
Salah satunya adalah soal eksekusi mati terhadap para sandera yang dilakukan ISIS dengan cara pemenggalan kepala. Pemimpin senior Al Qaeda di Semenanjung Arab, Nasr bin Ali al-Ansi mengatakan, Al Qaeda keberatan dengan aksi pemenggalan yang dilakukan ISIS lalu kemudian mengunggahnya ke internet.
“Gambar-gambar itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima dan kami menolak (aksi pemenggalan-red) itu. Nabi Muhammad mengingatkan umatnya untuk berbuat baik dalam segala hal termasuk membunuh. Bukan suatu hal yang baik untuk membuat film pemenggalan kepala dan mempublikasikannya di mana anak-anak dari sandera yang dibunuh itu bisa melihat,” katanya.
Nasr adalah pemimpim Al Qaeda di Yaman yang belum lama ini membunuh dua sandera asal Amerika dan Afrika Selatan. Mereka ‘terpaksa’ membunuh dua sandera itu karena pasukan Amerika Serikat berusaha melakukan aksi penyelamatan.
Namun, Nasr mengatakan, pembunuhan terhadap dua sandera itu adalah tindakan individu. ISIS mengungkapkan, pemenggalan kepala terhadap sejumlah sandera dilakukan karena Amerika terus membunuh anggotanya melalui serangan dengan pesawat nirawa alias drone. (IBTimes)
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet
-
Roy Suryo Siapkan Gibran Black Paper, Soroti Riwayat Pendidikan hingga Legalitas Ijazah Wapres
-
KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi
-
Tabrak Lari di Tambora Tewaskan Dua Orang, Mobil Pelaku Ringsek Ditabrak Kereta
-
Pesepeda Luka Kepala Ditabrak Mobil Listrik di Jalan Sudirman
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab