Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengembalikan barang bukti kasus suap dalam revisi alih fungsi hutan tahun 2014 dengan tersangka Gubernur Riau non-aktif Annas Maamun.
Hari ini, Annas masuk ke Gedung KPK sekitar pukul 09.00 WIB, lantas keluar sekitar pukul 12.15 WIB setelah sekitar tiga jam menjalani penyidikan. Saat keluar, Annas tidak banyak berbicara, melainkan hanya melambaikan tangan ke arah wartawan.
"Pengembalian barang bukti," ujar Annas kepada wartawan, sembari masuk ke dalam mobil tahanan KPK, Rabu (14/1/2015).
Annas tidak menjelaskan lebih jauh, barang bukti apa saja yang telah dikembalikan kepadanya.
Sebelumnya diketahui, Annas ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam operasi tangkap tangan pada Kamis, 25 September 2014 lalu, di rumah di kawasan Cibubur. Rumah tersebut menjadi tempat berlangsungnya transaksi, di mana Annas bersama dengan beberapa orang keluarganya.
Dari operasi tersebut, barang bukti yang diamankan oleh KPK antara lain berupa uang sebesar SG$156.000 dan Rp500 juta, dengan total senilai Rp2 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita