Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dijadikan tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Timur, Bambang Widjojanto, mengisyaratkan mundur dari lembaga antirasuah.
Bambang, usai dibebaskan Bareskrim Polri, menyatakan bahwa dirinya akan mendiskusikan hal ini dengan para pimpinan KPK.
Kata Bambang, berdasarkan pasal 31 ayat 1 huruf d, dan 31 ayat 2, pimpinan KPK yang dinyatakan sebagai tersangka kasus hukum haruslah mengundurkan diri.
"Tapi, saya akan mendiskusikan hal ini dengan pimpinan KPK," ujarnya lagi.
Seperti diketahui, Bambang Widjojanto akhirnya dibebaskan Mabes Polri pada Sabtu (24/1/2015) dinihari, sekitar pukul 01.19 WIB.
Bambang yang mengenakan kemeja hitam langsung memberikan peryataannya kepada awak media yang setia menunggu di Mabes Polri.
"Terima kasih kepada masyarakat yang mendukung KPK. Terima kasih kepada polisi karena proses pemeriksaan bisa diselesaikan malan ini," kata Bambang.
"Saat ini cukup banyak ada masalah dan tantangan. KPK harus tetap merapatkan barisan, menjernihkan pikiran, tingkatkan kewaspadaan. Jaga negara ini jadi lebih baik, pemberantasan korupsi harus lebih baik," tuturnya.
"Seluruh lembaga hukum harus tetap solid bersama-sama, jagan ditunggani kepentingan lain. Terima kasih masyarakat, pers, media sosial, dan lainnya," katanya.
Berita Terkait
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Hadiah Raja Saudi ke Jokowi Jadi Bancakan, Kisah Skandal Kuota Haji Bermula
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Sejumlah Uang
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT